UNBK di Sekolah Lain, Siswa Terganggu AC


MALANG – Tahun ini Dinas Pendidikan (Dindik) kota Malang mengharuskan pelaksanaan UN tingkat SMP/MTs berstandar komputer. Demi tercapainya hal tersebut, Dindik memberi solusi kepada sekolah yang belum memiliki komputer bergabung sekolah lain. Namun ketidaknyamanan siswa saat UNBK bergabung dengan sekolah lain dirasakan oleh SMP Islam Al Amin dan MTs Nurul Huda.
Di SMP Islam Al Amin Malang, tahun ini merupakan kali kedua pelaksanaan UNBK bergabung di sekolah lain. SMP Islam Al Amin Malang dari tahun lalu melaksanakan UNBK bekerja sama dengan SMK Telkom. Hal ini dikarenakan sekolah belum mampu menyediakan perangkat komputer sejumlah peserta ujian. Siswa menceritakan ketidaknyamanan pelaksanaan UNBK karena adanya AC ruangan.
“Siswa tidak terbiasa dengan AC di sekolah sendiri jadi pas pelaksanaan tahun lalu, mereka tidak nyaman banyak mengeluh soal AC,” ungkap Dwi Kaa Nur R. SPd Waka Kurikulum SMP Islam Al Amin.   
Sebenarnya siswa juga mengaku belum terbiasa ujian menggunakan komputer. Namun pihak sekolah terus berupaya mengenalkan IT kepada siswa dalam menunjang UNBK. Tahun ini, pelaksanaan UNBK SMP Islam Al Amin. masih bekerja sama dengan SMK Telkom. Jumlah peserta yang terdata sebanyak 144 siswa. Di SMK Telkom juga telah menyediakan 4 ruangan dan 4 server untuk pelaksanaan UNBK tersebut. SMP Islam Al Amin akan melaksanakan ujian simulasi di SMK Telkom pada 13 Maret mendatang.
“Kesiapan siswa sekitar 80% dengan dua kali TO yang sudah dilaksanakan. Nanti simulasi diharapkan anak-anak bisa tahu UNBK, dengan mendapat user id dan passwordnya, evaluasinya harus diberi gambaran menggunakan komputer, minimal seperti itu, biar tidak kaget,” ungkapnya.
Sementara itu, MTs Nurul Huda juga merupakan sekolah yang tahun lalu tidak UNBK. Hal ini lantaran sarpras yang tidak mencukupi dalam pelaksanaan UNBK. Sehingga melaksanakan UN berbasis kertas pensil. Hal ini lantaran pihaknya ingin menjaga mental siswa jika dipaksakan UNBK bergabung di sekolah lain.
“Jelas karena mental siswa ya, makanya kita lebih baik ujian kertas di sekolah sendiri.  Makanya Alhamdulillah tahun ini bisa mandiri melaksanakan UNBK,” ungkap Kepala MTs Nurul Huda, Abdul Rokhim SPd usai simulasi UNBK. (mg3/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...