Semangat Berkompetisi, Siswa SMK PIM Berprestasi


MALANG – Prestasi kembali diraih siswa SMK Putra Indonesia Malang (PIM) dalam beberapa ajang kompetisi olahraga dan seni tingkat kota dan provinsi. SMK PIM berturut-turut menjuarai kompetisi pencak silat, karate, dan dance baru-baru ini. Sekolahpun mengapresiasi prestasi siswa tersebut dengan reward berupa beasiswa. Hasilnya, banyak siswa antusias dalam berkompetisi di luar sekolah.
“Harus berani tampil, tidak boleh takut. Setiap ada kompetisi ikut saja. Semua berkesempatan untuk ikut lomba. Kalau menang itu bonus,” ujar Kepala SMK Putra Indonesia Malang, Siti Zubaidah SPd memotivasi siswa.
Siswa selalu didorong untuk berkompetisi apa saja sesuai dengan minat dan bakat, lanjutnya. Dalam memunculkan bakat, siswa difasilitasi dengan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Jika ada lomba siswa harus ikut, bahkan sekolah juga menyiapkan beasiswa sebagai hadiah. Setidaknya, ada 15 ekskul SMK PIM yang meliputi karya tulis ilmiah (KIR), english club, volly, futsal, multimedia, pencak silat, karate, paduan suara, teater, tari, bulu tangkis, banjari, basket, renang, dan pecinta alam.
“Kegiatan ekskul ini ditujukan untuk mengeksplorasi kemampuan siswa. Terbukti ada tiga kompetisi yang mampu diraih siswa di tingkat kota dan provinsi yakni pencak silat, karate, dan dance. Bagi yang menang lomba tentu dapat reward sesuai dengan tingkat kompetisinya,” ungkap wanita berjilbab ini.
Kompetisi non akademik sendiri dinilai mampu menunjang siswa dalam pembentukan karakter. Karakter yang menonjol adalah kedisiplinan. Tidak hanya itu, siswa juga akan memperoleh manfaat lain seperti mampu menjaga perform saat kompetisi, sehingga mampu menghadapi orang-orang baru di luar sekolah.
“Prestasi yang didapat ini mampu menunjang mereka pada jenjang yang lebih tinggi, baik saat kuliah maupun dunia kerja dan industri. Support sekolah, pelatih, dan juga orang tua pastinya dibutuhkan,” imbuh wanita yang dua tahun ini ditempatkan sebagai kepala SMK PIM.
Seperti Afina Auliadewi X A jurusan Kimia Industri yang memenangkan kompetisi karate tingkat kota. Dia yang dari dulu telah mendapat support orang tua, lebih bersemangat lagi mengikuti kompetisi. Afina, sapaan akrabnya mengaku berlatih keras selama kegiatan ekskul bersama 6 teman lainnya.
“Saya rasa, karate itu keren kan perempuan juga perlu bela diri. Dulu waktu kelas 3 SD pernah ikut lomba lalu berhenti, terus bersemangat lagi saat di SMK PIM,” ungkap siswa yang bercita-cita menjadi perawat ini.   
Selain Afina, Desti Ikromah XII B jurusan Kimia Industri memenangkan kompetisi dance tingkat kota. Dia bersama 6 teman lainnya mengaku nervous saat menghadapi lomba mengingat perform lawan yang bagus-bagus. Namun karena termotivasi untuk membanggakan sekolah, maka timnya berusaha berlatih keras selama dua minggu. Hasilnya pada Januari lalu, tim dance SMK PIM meraih juara 3 tingkat kota.
“Kata juri, power dancenya kami menarik, Alhamdulillah mampu menang. Ingin maju kompetisi kalo ada lagi,” ujar siswa yang hobi basket ini.
Tidak hanya para siswi yang cakap karate dan dance, ekskul pencak silat juga memunculkan juaranya. Lima dari tujuh orang peserta dari SMK PIM ini memenangkan kompetisi pencak silat se Jawa Timur. Salah satu pendulang juara ini, Adi Dwi Tegar Sugiarto XI Kimia Industri berhasil memperoleh juara 3 kelas bebas. Meski sempat cedera, Tegar mengaku mendapat support dari rekan-rekan di ekskul pencak silat untuk siap mengikuti lomba. Dia juga pernah menjuarai kompetisi yang sama tingkat Jawa Timur pada 2017 lalu. Tegar terus mengevaluasi diri untuk tetap tenang, fokus dan meningkatkan skillnya.
“Silat itu budaya Indonesia yang harus dilestarikan. Meskipun merasa grogi tapi saya ingin menunjukkan ekskul pencak silat juga mampu membanggakan sekolah,” tandas siswa yang hobby memancing ini.
Pendekar lainnya dari kompetisi pencak silat yang berhasil mendapat juara 3 kelas C se Jawa Timur pada januari lalu, Zhendika Kurnia Putra XI Kimia Industri. Zhendika mengaku senang sekali mengikuti kompetisi sejak enam bulan berlatih di ekskul pencak silat SMK PIM.
“Saya ingin menjadi lebih baik pada kompetisi berikutnya. Saya juga ingin menunjukkan ekskul pencak silat punya prestasi,” tutup siswa asli Malang yang bersemangat tersebut. (mg3/sir/oci)

Berita Lainnya :