Lomba Pramuka Buka Frateran Competition 2018


MALANG - Ratusan siswa SMP negeri dan swasta dari Malang Raya saling beradu kreativitas dan inovasi, .Dimulai dengan yel-yel, sebanyak 32 regu menunjukkan gerakan atraktifnya di depan juri. Itu adalah scout competition yang merupakan rangkaian dari pembukaan lomba Frateran Competition 2018 yang digelar SMAK Frateran Malang.
Ketua Frateran Competition 2018 Sri Wahyuni M.Pd mengatakan,lomba inimerupakan kegiatan rutin untuk menggali kemampuan, bakat dan potensi yang dimiliki oleh siswa-siswa tingkat SMP se Malang Raya. Akan ada banyak perlombaan yang bakal digelar mulai 21 Februari hingga 4 Maret kedepan.  “merupakan pembukaan dari Frateran Competition 2018 yang diawali dengan scout competition,” ujar Wahyuni kepada Malang Post.
Dijelaskannya, dari lomba pramuka yang diikuti oleh 32 regu dari 13 kontingen, mereka bakal berkompetisi untuk menjunjung sportivitas dalam empat mata lomba yang diantaranya yel-yel, pionering, pertolongan pertama pada gawat darurat (PPGD), semapor dan packing section atau lomba mengemas tas,” ujar 
Ia menjelaskan, selain scouting competition masih ada empat perlombaan yang bakal digelar oleh SMAK Frateran Malang selama satu bulan ke depan. Perlombaan tersebut diantaranya Frateran Futsal Competition, Basket, Science dan Frateran Paskibra Competition.
“Dari lima lomba yang ada, empat lomba kami adakah tingkat Malang Raya, sedang untuk satu lomba yaitu Paskibra kami adakan hingga tingkat Jawa Timur. Hingga saat ini, seluruh peserta yang terdaftar sebanyak 1.100 peserta,” terangya. 
Perlombaan mengusung tema “Scout Today Leader Tomorrow”. SMAK Frateran sebagai penyelenggara berharap kegiatan ini menjadiwadah yang efisien untuk menciptakan calon-calon pemimpin bangsa berkarakter. 
Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala SMAK Frateran, Markus Basuki, S. Pd, M.Pd di mana kegiatan tahunan yang digelar tersebut bertujuan untuk membentuk manusia Indonesia yang seutuhnya sesuai dengan cita-cita pendidikan.
“Dari kegiatan ini pula kami ingin memperkenalkan SMAK Frateran kepada masyarakat luas melalui kegitan ini kami membina generasi muda yang unggul, memiliki keterampilan, karakter dan bertanggung jawab,” terangnya. 
Tidak hanya itu, Markus mengungkapkan pihaknya ingin mendorong dan menyebarkan virus literasi. Yang diharapnya semakin tahun semakin banyak sekolah yang terlibat. Sehingga masyarakat tertular virus perubahan. Baik dalam bidang dan non akdemik yang memiliki manfaat bagi siswa.
“Selain itu, Frateran Competition 2018 merupakan rangkaian dari dies natalis ke 30 tahun SMAK Frateran Malang,” pungkasnya. (eri/sir) 
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...