Konferensi Internasional Unisma Hadirkan Pakar Australia



MALANG- Penemu teori dan penulis buku yang digunakan untuk buku ajar Bahasa Inggris di berbagai NegaraProf Rod Ellis, PhD menjadi salah satu pembicara dalam konferensi internasional The First International Conference of English Language Teaching and Research (Eltar) 2018di Unisma.
Rod Ellis Ph.D memaparkan tentang pentingnya reaksi implisit-eksplisit untuk pedagogi bahasa. Menurut ahli bahasa ini, ada implikasi terhadap pembelajaran Bahasa Inggris agar berlangsung maksimal.
 “Dalam prosesnya ada dua yang membedakan pembelajaran, secara eksplisit dan implisit. Untuk eksplisit lebih menekankan kepada grammer dan vocab. Sementara secara implisit atau pembelajaran yang tidak disadari,” ujarRod Ellisseperti diungkapkan Kepala Program Magister Bahasa Inggris Unisma, Dr. Alfan Zuhairi, M.Pd. 
Ia mengatakan lebih lanjut, ternyata ada hubungan antara reaksi implisit dan eksplisit. Dimana dalam teori yang digunakan adalah hubungan antara keduanya. Yaitu dalam bentuk aktivitas kegiatan dengan praktik bahasa.
“Kedua reaksi tersebut menyadarkan pentingnya struktur kalimat yang kemudian diikuti oleh bahasanya,” imbuhnya. 
Dari materi yang disampaikan oleh Rod Ellis tersebut, ia berharap bisa sangat efektif meningkatkan bahasa Inggris siswa. Karena di Indonesia,pembelajaran bahasa Inggris jarang diterapkan diluar kelas. Sehingga,dari materi yang didapat tentang reaksi eksplisit dan implisit bisa diterapkan. 
“Kendala selama ini, guru menerangkan teori, tetapi bagaimana model belajar harus kreatif dan inovatif. Sehingga siswa dapat memahami dengan waktu yang terbatas di dalam kelas,” tegasnya. 
Kegiatan ini diikuti ratusan mahasiswa S1, S2, dosen hingga peneliti dari berbagai PTN/S seluruh Indonesia. Mereka sangatsangat antusiasmengikuti kegiatan yang akan berlangsung selama dua hari,(21-22/2). 
Sementara itu, Direktur Program Pasca Sarjana Unisma, Prof Dr. Ir. H Agus Sugianto S.T M.T menambahkan jika konferensi internasional yang diadakan adalah yang pertama kalinya. Di mana pemateri yang diundang tidak hanya dari luar negeri saja, tetapi juga dalam negeri. 
“Untuk Eltar ini, kami laksanakan setiap tahunnya, khususnya untuk prodi Pasca Sarjana Bahasa Inggris di Unisma. Kami berharap program yang menjadi bagaian Unisma untuk go Internasional ini bisa memfasilitasi mahasiswa hingga pengajar,” terang Agus. 
Pembicara lainnya adalahDr. Anitha Devi Pillai  dari National Institute of Education Singapore tentang keunggulan guru untuk menulis efektif yang dilaksanakan pada hari kedua. Selain itu, juga menghadirkan dua pembicara dalam negeri yang telah sering mengikuti kuliah tamu di luar negeri.
Yaitu, Prof. Dr. Gunadi H.Sulistyo M.A dari Universitas Negeri Malang dan Prof. Drs. H. Junaidi M.Pd Ph.D dari Unisma. Konferensi yang diselenggarakan di Gedung Ali bin Abi Thalib Unisma itu juga dibuka oleh Rektor Unisma Prof. Dr. Maskuri M.Si, hadir pula Sekretaris Dewan Pembina Yayasan Unisma Dr. H. Mochtar Data, M.Pd. 
“Untuk target dari seminar ini, dari makalah peserta yang terpilih bisa dijadikan buku. Selain itu juga bisa masuk dalam prosiding. Karena dengan masuk prosiding peserta memiliki nilai besar dan bisa menaikkan jabatan,” pungkasnya. (eri/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :