SMAN 2 Menuju Adiwiyata Mandiri

MALANG – Mengukuhkan identitasnya sebagai Sekolah Rujukan Nasional, SMAN 2 Malang siap membangun sekolah melalui berbagai program unggulan diantaranya Sekolah Berwawasan Lingkungan atau Adiwiyata. Terbukti, pada tanggal 2 Agustus nanti, SMAN 2 Malang melaju menuju Sekolah Adiwiyata Mandiri.
 
“Sebagai sekolah adiwiyata, aplikasi penanaman rasa cinta lingkungan tidak hanya dihadirkan dalam pembelajaran di kelas, tapi juga ekstrakurikuler dan kegiatan sehari-hari. Dan agenda kami di bidang lingkungan tidak hanya sekolah sehat, namun juga UKS sekolah,” ujar Waka Humas SMAN 2 Malang, Dra. Anisatul Muchayaroh. 
 
Meskipun memiliki lahan hijau yang masih terbatas tidak menyurutkan sekolah untuk jadi sekolah sehat. Selain lahan hijau, sekolah membudidayakan tanaman buah dan sayur dalam pot yang disebut Tabulampot. Penumbuhan rasa cinta lingkungan selain ditanamkan melalui proses pembelajaran di kelas juga diwujudkan dalam program budaya SMANDA Sadar Lingkungan (SMANDA Darling) dan SMANDA Bijak. 
 
”Anak-anak ditekankan budaya membuang sampah di tempatnya melalui SMANda Darling, sedangkan SMANda Bijak merujuk pada sikap bijak pada penggunakan sumber daya, bisa berupa energi air, listrik, dan ATK, ” imbuhnya.
 
Mulai tahun 2015/2016, pelaksanaan evaluasi belajar di tengah dan akhir semester telah berbasis komputer dengan menggunakan soal-soal yang berkategori Higher Order Thinking Skill (HOTS) di semua mata pelajaran yang ada di struktur kurikulum 2013. Setahun kemudian, program dikembangkan. Setiap hari Sabtu siswa melaksanakan Ulangan Harian Terorganisir untuk semua tingkatan menggunakan program aplikasi dan soal-soal HOTS.
 
Di bidang literasi, pada tahun 2016 lalu SMAN 2 Malang meraih juara 4 dalam Lomba Perpustakaan Sekolah tingkat provinsi. Penilaiannya berdasarkan pada standart perpustakaan, dan penyelenggaraan kegiatan literasi di sekolah, meliputi lomba perpustakaan mini kelas, lomba mengulas karya sastra, lomba menulis cerpen dan artikel, serta penulisan karya tulis ilmiah.
 
”Ini membuktikan bahwa perpustakaan kami telah memenuhi standar perpustakaan yang baik dan semaraknya kegiatan literasi siswa di sekolah,” imbuh Anis. (mg19/oci)
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...