Tampilkan Koreografi Bernuansa Mistis

 
MALANG - Satu lagi prestasi yang ditorehkan oleh anak bangsa di kancah internasional. Prestasi berhasil dicatat oleh Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) pada ajang “Andrea O.Veneracion International Choral Festival 2017. Ajang ini diselenggarakan di Manila, Filipina, pada 20-23 Juli 2017.
Pada ajang kompetisi ini, Brawijaya University Student Choir mengikuti dua kategori dan berhasil keluar sebagai juara pada kedua kategori tersebut.
Pada kategori FolkSong, Paduan Suara Mahasiswa Universitas Brawijaya berhasil menjadi Juara 1 setelah membawakan tiga buah lagu yaitu Kaisaisa Niyan (lagu daerah Filipina), Xiao He Tang Shui (lagu daerah Yunnan, Cina) dan Janger (lagu daerah Bali). 
Alfredo Agustinus Randy Kowi mengungkapkan, Lagu Janger yang dibawakan dengan koreografi sangat mistis, sehingga berhasil membuat juri terpukau dan penonton bertepuk tangan dengan meriah.
“Juri mengatakan bahwa ekspresi dari lagu Janger berhasil dibawakan dengan sempurna oleh kami,” kata dia. 
Pada kategori Chamber Choir, binaan UKM PSM UB  ini berhasil menorehkan Juara 2. Di kategori ini, mereka membawakan empat buah lagu yaitu DieHi mmel Erzahlendie Ehre Gottes (komposisi HeinrichSchutz), Ergebung (komposisi Hugo Wolf), Daluyong (komposisi Illy Matthew Maniano yang sekaligus menjadi lagu wajib pada kategori ini) dan yang terakhir adalah Hentakan Jiwa (komposisi Ken Steven).
Alfredo mengaku, ajang internasional bergengsi ini memang sempat membuat ia dan timnya cemas, sebab kali pertama mereka mengikuti ajang internasional, dengan beragam bahasa lebih dari empat lagu. 
“Ya memang cemas, karena aka nada banyak bahasa. Tapi, kami berusaha bisa menguasai bukan hanya lirik saja. Namun juga penjiwaan,” kata mahasiswa tingkat akhir jurusan Ilmu Komunikasi ini. Menurutnya, penguasaan penjiwaan sangat penting.
Atas keberhasilan ini, Paduan Suara Mahasiswa Universitas Brawijaya berhak untuk menjadi perwakilan dari kompetisi Andrea O Veneracion pada kompetisi 1st Asian Grand Prix bersama University of the Philippines Los Banos Choral Ensamble yang akan berkompetisi dengan pemenang dari Bali Internasional Choir Festival dan Singapore Internasional Choir Festival. Rencananya event ini akan diselenggarakan di Manila, Filipina 2019 mendatang.
Ini merupakan ajang ke-3 dari kompetisi yang menjadi salah satu grandslam bagi kompetisi paduan suara di Asia. Dalam kompetisi ini terdapat tiga kategori dan diikuti oleh sembilan paduan suara dari berbagai belahan dunia. (sin/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :