magista scarpe da calcio Pertemukan Tim Tangguh, Makin Seru di Semifinal


Pertemukan Tim Tangguh, Makin Seru di Semifinal


MALANG - Laga Futsal memeriahkan hari kedua Saint Joseph 2 Smart Competition, kemarin. Laga seru tersaji, saat pertemuan dua tim tangguh yakni tim SD Mardi Wiyata 2 melawan SDI Sabilillah. Laga yang berlangsung panas ini ternyata harus diakhiri dengan skor 6-4 untuk kemenangan SDI Sabilillah.
Tampil dominan di babak awal, para pemain SDI Sabilillah tampak memperagakan strategi umpan-umpan pendek antar pemain. Berkat strategi itulah, Ouval, striker SDI Sabilillah mampu mencatatkan skor pertama hasil dari umpan silang dari sudut kanan gawang SD Mardi Wiyata 2. Beberapa menit kemudian, El-Rafi yang bernomor punggung 3 juga berhasil menggandakan skor menjadi 2-0.
SD Mardi Wiyata baru bisa bangkit berkat permainan apik dari Dimas dan Ricky yang mulai berani menyerang ke depan. Alhasil gol balasan dapat tercipta oleh Dimas melalui tendangan kerasnya di sudut gawang. Skor pun berubah menjadi 2-1. Dari sinilah kemudian berlanjut dengan momen saling berbalas gol hingga babak pertama berakhir dengan skor 4-2 untuk keunggulan SDI Sabilillah.
Saat babak kedua pun kedua tim masih tampil rapi. Kali ini SD Mardi Wiyata tampil lebih dominan melalui skill individu dari Ricky, yang memiliki postur jangkung dengan bernomor punggung 10. Pemain ini bahkan kerap kali mematikan permainan Ouval, penyerang SDI Sabilillah. Ricky pun akhirnya kembali berhasil mencetak gol sehingga skor menjadi 4-3. Usai Ricky mencetak gol, Ouval berhasil membalas hingga kedudukan menjadi 5-3 melalui tendangan bebas.
Axel, pemain bernomor punggung 5 dari SD Mardi Wiyata 2 sempat mengejutkan para penonton karena berhasil menyarangkan gol hingga kedudukan menjadi 5-4. Namun perlawanan SD Mardi Wiyata 2 nampaknya harus kandas karena Ouval kembali mencetak gol penutup hingga berakhir dengan skor 6-4.
M. Syukhron S.Si., pembina futsal SDI Sabilillah sangat bersyukur atas hasil tersebut. Ia mengaku, permainan yang ditampilkan anak didiknya sudah cukup bagus dan telah sesuai dengan apa yang diinstruksikan.
“Alhamdulillah kalau hari ini anak anak bermain lumayan. Ada peningkatan. Terlebih dengan lawan yang sangat bagus, skor juga sampai uber-uberan. Anak anak bisa melaksanakan instruksi dengan baik,” ungkap Syukron kepada Malang Post.
Kemenangan atas SD Mardi Wiyata ini mengantarkan SDI Sabilillah lolos menuju babak semifinal yang akan bertemu dengan tim dari Brawijaya Smart School (BSS). Dengan lawan yang cukup berat ini, Syukron tetap akan waspada dan menyiapkan timnya dengan sebaik mungkin.
“Kami cuma pesan ke anak anak untuk tetap menjaga stamina saja. Kalau strategi ya mungkin cuma memperbaiki agar lebih sabar dan tenang kontrol emosinya selama pertandingan,” kata Syukron.
Sementara itu, SDN Lowokwaru 3 yang juga berhasil lolos ke semifinal, akan bertemu dengan tim tangguh SDN Rampal Celaket 1. Selain kompetisi futsal, hari ketiga Saint Joseph 2 Smart Competition akan dilangsungkan lomba tari yang digelar di halaman sekolah SMPK Kolese Santo Yusup (Kosayu) 2.
“Besok (hari ini) itu selain futsal, akan ada juga lomba tari di waktu yang sama. Dua lomba itu saja,” ujar Dra. C. Firli Harwiyandari, Humas SMPK Kolese Santo Yusup 2 Malang. (ian/sir/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :