Siswa Charis Pentaskan Legenda Sampek Engtay


MALANG - Auditorium Charis National Academy berubah menjadi panggung pertunjukan, Kamis, (22/2). Sedikitnya 270 penonton memadati ruangan tersebut untuk menyaksikan penampilan para siswa yang menampilkan Legenda Tiongkok Sampek Engtay. Penonton yang datang tak hanya berasal dari warga sekolah, tapi juga dari berbagai sekolah.
Viro Nanthaniel Lukito, siswa kelas 11 Teknologi yang bertugas sebagai Pimpinan Produksi  Acara mengatakan, pementasan ini merupakan agenda tahunan sekolah  dan tahun ini merupakan tahun ke delapan.
“Pementasan drama tahun ini sangatlah berbeda dengan tahun sebelumnya yang selalu menggunakan bahasa Inggris dan untuk tahun ini menggunakan bahasa Indonesia,” kata dia.
Tak sekadar drama, pementasan ini menurutnya juga sebagai aplikasi dari pembelajaran intergrasi Bahasa Indonesia, sejarah, seni budaya dan musik.
Dalam pementasan drama ini,  panitia membagi jadi dua season yang untuk tahap satu durasi penampilannya berlangsung  satu jam. Sedangkan untuk season kedua durasinya 1,5 jam. Pementasan melibatkan 60 siswa yang berasal dari kelas 11 melalui proses seleksi. Salah satunya  siswa yang berasal dari  SMP Charis, bertugas memainkan alat musik biola.
“Tujuan dari kegiatan ini selain untuk mendapatkan nilai, juga untuk mendapatkan pengalaman di bidang seni teater dan  event organizer,’’ tutur Viro Nathaniel Lukito.
Gabriela Michelle Tiur Herman Pimpinan Artistik menambahkan, cerita Sampek Engtay dipilih karena banyak hikmah yang terkandung di dalamnya.
“Selain masalah percintaan, ada pesan yang tersimpan bahwa semua wanita punya hak yang sama,” tambah siswi kelas 11 Bisnis ini.
Untuk menyiapkan gelaran drama ini siswa yang terlibat  telah memulai latihan  sejak bulan Oktober tahun lalu dan mereka dibimbing oleh sembilan  orang guru dengan  pelatih drama serta seni peran dipegang oleh guru Tri Setyarini M.Pd dan Dian Candra Pramudita S.S. Mereka digembleng secara khusus dengan program latihan yang sangat ketat  dan teratur yang pada akhirnya menghasilkan perkembangan yang sangat memuaskan dalam hal seni peran.
Priskila Citrasetya  Andari S.Pd. koordinator program kegiatan menjelaskan,  kegiatan ini adalah bentuk apresiasi siswa terhadap karya sastra dan budaya Indonesia dan juga untuk  menekankan pada aspek karakter, kepimpinan dan kerativitas sesuai dengan ciri khas SMA Charis.
Acara ini juga didukung oleh beberapa sponsor dan ditiketkan. Dengan harga tiket Rp 40 ribu dan untuk VIP Rp 50 ribu .
“Melalui kegiatan drama ini kami para guru melakukan penilaian dan memasukkan nilai kognitif dan psikimotorik siswa. Saya juga berharap ke depannya kegiatan ini makin maju dan berkembang,” jelas Priskila Citrasetya Andari S.Pd. (ian/sir/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...