magista scarpe da calcio Kupas Krisis Asuransi, Hadirkan Associate Professor Asal Thailand


Kupas Krisis Asuransi, Hadirkan Associate Professor Asal Thailand

 
MALANG – Perkembangan zaman menuntut peran akuntan untuk turut berkontribusi memajukan industri asuransi. Melihat Fenomena tersebut, Fakultas Ekonomi Universitas Islam Malang (Unisma) menyelenggarakan Seminar Internasional dengan tema Accounting Rules, Trading lncentives and sistemic Risk, kemarin.
Seminar internasional ini diadakan di Ruang K.H Abdurahman Wahid Hall lantai 7 Gedung Pascasarjana Fakultas Ekonomi Unisma. Narasumber dalam seminar ini adalah Prof. Chotibak (Pab) Jotikasthira dari School of Business at Southerm Methodist University.
Jotikasthira mengatakan, kebijakan akuntansi memainkan peran yang sangat penting dalam masa krisis khususnya pada industri asuransi di negara maju. Salah satu isu yang sering diperdebatkan adalah penggunaan kebijakan market to market accounting atau kebijakan historical accounting yang mampu menghindari timbulnya risiko sistemik di masa krisis.
Berdasarkan pengalaman praktik dan risetnya, Jotikasthira mengharapkan dapat memberikan gambaran secara detil bagaimana peranan dari kebijakan akuntansi seperti market to market accounting ataukah historical accounting mampu berperan dalam menghindari risiko sistemik.
“Seorang akuntan tidak harus hanya ahli hitung menghitung. Namun dengan keahliannya itu, seorang akuntan dalam perusahaan asuransi juga harus bisa membaca pasar. Sehingga kebijakan market to market bisa terlaksana dalam menghindari risiko di industri asuransi. Misalnya risiko klaim nasabah, dan sebagainya” kata dia.
Atau, lanjut dia, menggunakan historical accounting. Ia mengharapkan, para akuntan mempelajari aliran masuk harta-harta (aktiva) yang timbul dari penyerahan barang atau jasa yang dilakukan oleh suatu unit usaha selama suatu periode tertentu. 
“Dasar yang digunakan untuk mengukur besarnya pendapatan adalah jumlah kas atau ekuivalennya yang diterima dari transaksi penjualan dengan pihak yang bebas,” lanjutnya. 
Menurut dia, dua hal tersebut penting bagi seorang akuntan yang ingin menghindari risiko dalam dunia asuransi.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi Unisma Nur Diana SE, MSI mengatakan, seminar ini sebagai wujud untuk memberikan wawasan riset dibidang finance dan accounting bagi mahasiswa S1 , S2, S3, dosen dan peneliti khususnya.
“Industri asuransi merupakan industri yang memiliki tingkat risiko sangat tinggi. Jadi mereka harus tahu, apa saja yang harus dilakukan ketika menjadi akuntan. Ia juga berharap seminar internasional ini selalu dikembangkan secara konsisten dalam program kerja fakultas Ekonomi ke depan,” ujarnya.
Acara dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Junaidi Mistar PHD dalam sambutannya, sangat mengapresiasi kegiatan yang bersifat internasional dan berharap bisa selalu rutin dilaksanakan oleh fakultas Ekonomi Unisma. Acara ini dihadiri oleh 500 peserta yang berasal dari kalangan dosen, peneliti, mahasiswa pascasarjana dan S1 di Jawa Timur. (sin/adv/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top