Dikti Mulai Berburu Mahasiswa Aktivis HTI

MALANG – Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) M. Nasir kini tengah gencar membasmi paham radikal Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di lingkungan kampus. Ia mengimbau kepada rektor untuk segera memberikan nama-nama dosen yang tersangkut HTI, pada tanggal 10 Agustus nanti. Hal itu ia sampaikan ketika Konferensi Pers sebelum membuka acara MTQMN di Hotel Shalimar.
Nasir mengharapkan, agar para rektor baik perguruan tinggi negeri (PTN) ataupun perguruan tinggi swasta (PTS) bisa segera menyelidiki. 
“Saya memang meminta pembasmian HTI di lingkungan kampus agar segera dituntaskan. PTN melalui, rektor, dan PTS melalui kopertis wilayah masing-masing.” terang Nasir. 
Selain itu, ia juga meminta, melalui wakil rektor III (WR III) bidang kemahasiswaan agar juga turut membantu rektor, membasmi HTI di kalangan mahasiswa. 
“Untuk mahasiswa, saya minta pendampingan pada para WR III atau bahkan Wakil Dekan III (WD III) untuk segera menyelidiki,” kata Nasir. 
Di Kota Malang sendiri, ia meminta agar juga segera melaksanakan itu.
Untuk PTS, Ketua APTISI Jawa Timur, Prof. Dr. Suko Wiyono, SH.MH mengatakan, jika ia sudah mulai meyosialisasikan imbauan menteri kepada PTS di wilayah Jatim. Ia juga terus memantau bagaimana operasional di setiap kampus. Untuk ambil tindakan, ia pun juga masih berhati-hati dan tidak tergesa-gesa. (sin/oci)
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...