Lomba SJ2SC Usai, SMPK Kosayu Umumkan Para Juara


MALANG – Saint Joseph 2 Smart Competition (SJ2SC) ke 7 ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba futsal dan sains, kemarin. Hadiah yang diberikan berupa tropi dan uang tunai, sebagai penghargaaan kepada mereka yang telah gigih mengikuti lomba hingga meraih gelar juara.
Kepala SMPK Kolese Santo Yusup 2 Lusia Ari Kriswati,  S. Pd mengatakan, digelarnya SJ2SC bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada siswa SD/MI untuk mengembangkan kemampuannya dalam bidang sains,  seni dan olahraga.  "Kami ingin memfasilitasi bakat dan kecerdasan mereka secara kompetitif," ucapnya.
Tidak hanya untuk pihak luar,  SMPK Kosayu 2 juga memiliki tujuan untuk memberikan wawasan lebih kepada siswanya,  terutama dalam hal keorganisasian. Menurut Ari, SJ2SC tidak akan bisa sukses tanpa organisasi. "Maka ini menjadi kesempatan bagi siswa kami untuk mengembangkan kreasi mereka melalaui organisasi dalam bentuk kegiatan," katanya.
Yang lebih penting,  lanjut Ari,  SJ2SC merupakan media untuk pengembangan kompetensi akademik,  afektif dan psikomotorik. Sebab,  perlombaan yang digelar tidak hanya sebatas bidang ilmu pengetahuan saja.  Tapi juga ada bidang olahraga dan seni kreatifitas.
Perlombaan yang melibatkan seluruh bidang ini, menggambarkan muatan pendidikan yang diterapkan di lingkungan SMPK Kolese Santo Yusup 2. Sekolah di Jalan Simpang Borobudur Blimbing ini tidak hanya mementingkan akademik saja.  Namun juga aktif dalam mengembangkan potensi peserta didiknya di bidang seni dan olahraga. Sebab,  sebagai sekolah yang memang dikenal dengan segudang prestasinya ini memiliki profil, 'Beriman,  Terpelajar dan Berkarakter'.
Ari menjelaskan, posisi iman yang berada diurutan pertama,  memang menjadi muatan pendidikan yang diutamakan. Dari situlah diharapkan dapat berimbas pada pengetahuan dan karakter diri siswa.
"Sejak dulu kami memang memprioritaskan keimanan pada anak-anak.  Bagi anak yang penting iman kuat,  maka prestasi di bidang lain akan mengikuti," terangnya.
Dalam bidang pendidikan karakter,  Ia menambahkan, SMPK Kosayu 2 tidak muluk-muluk.  Yang penting siswa dapat membiasakan diri melakukan kebaikan meskipun terbilang sederhana. Seperti membiasakan diri mengucapkan terimakasih, minta tolong dan minta maaf. Selain itu bisa menjaga lingkungan, tertib dan disiplin.
“Kami juga sedang menggencarkan program literasi sebelum dimulainya jam belajar. Minimal 20 menit siswa diberikan waktu untuk literasi sesuai tema yang ditentukan oleh guru,” tukasnya. (imm/sir/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :