Semua Lulusan UMM Siap Berwirausaha


MALANG - Pertumbuhan jumlah rasio kewirausahaan secara nasional menjadi konsentrasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) untuk membangun iklim kewirausahaan bagi mahasiswa. Berangkat dari hal tersebut, digelar Training for Trainer Dosen Karir dan Kewirausahaan UMM di Hall Rusunawa UMM, Senin (26/2).
Rektor UMM Fauzan menyampaikan, membangun jiwa kewirausahaan merupakan sejarah baru bagi UMM untuk menghadapi era millenial. Karenanya Fauzan berpesan kepada  149 peserta yang merupakan dosen perwakilan dari seluruh program studi agar mengintregasikan perkembangan isu-isu terbaru dalam kegiatan belajar mengajar.
"Perubahan mindset dalam mengajar harus dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas hasil belajar mahasiswa," ujarnya dirilis Humas UMM.
Usai training dilaksanakan, nantinya akan dibuka Kelas Khusus Karir dan Kewirausahaan bagi mahasiswa semester akhir yang ditempuh dan diselesaikan dalam beberapa pertemuan. Harapannya, semua lulusan UMM siap menjadi wirausahawan.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang I Syamsul Arifin menyampaikan bahwa, UMM saat ini berada di posisi yang ideal untuk mengembangkan model pembelajaran yang futuristik sebagai upaya pembentukan profil lulusan yang berkualitas dan salah satunya dapat dilakukan dengan pembentukan jiwa kewirausahaan.
Wakil Rektor Bidang II Nazaruddin Malik menyampaikan bahwa pengajaran kewirausahaan yang paling sulit adalah menumbuhkan kepekaan pada potensi usaha yang dapat dibangun.
"Mengajar kewirausahaan itu yang paling sulit membangun jiwa kewirausahaannya sendiri," tegas Nazaruddin.
Ketua Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Malang Agus Endra menjelaskan bahwa untuk menjadi seorang entrepreuner dibutuhkan  keuletan dan ketelatenan. Kedua hal tersebut sudah menjadi hal yang wajib dimiliki seorang wirausahawan.
"Entrepreneur itu cuma butuh dua hal, ulet dan telaten," jelas Agus.
Khusus bagi mahasiswa menurut Agus, bidang usaha yang paling tepat adalah yang berhubungan dengan teknologi  karena memiliki peluang yang besar untuk berkembang.
"Kewirausahaan yang berhubungan dengan teknologi akan menjadi usaha yang berkelanjutan," tandas Agus.
Dalam gelaran ini, seluruh dosen yang hadir  di bekali beberapa materi diantaranya perkembangan bentuk kewirausahaan di era digital, Focus Group Discussion_ (FGD) untuk merancang Bussines  Plan, Self Management: Self Assessment, serta Business Capital Access. (oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...