Ratusan Siswa Tolak Imunisasi Difteri

MALANG – Seminggu terakhir, seluruh siswa SMKN 2 secara bergilir melaksanakan imunisasi difteri dengan tim kesehatan. Sebanyak 10% dari total siswa, tidak ikut imunisasi karena banyak alasan. Namun pihak sekolah tidak memaksakan keikutsertaan siswa.
“10% yang tidak ikut berarti ya 190 siswa. Ada yang takut dan tidak mau. Kami tidak memaksakan siswa. Selama ini belum ada kejadian siswa yang terkena difteri, ini sebagai langkah antisipasi,” ujar Kepala SMKN 2, Drs. Bagus Gunawan MM kepada Malang Post kemarin.
Bagus menjelaskan, sebelumnya siswa sudah diedukasi dan disosialisasikan tentang bahaya difteri dan adanya imunisasi di sekolah. Dia juga mengharapkan imunisasi difteri juga dapat dilakukan menyeluruh pada usia dewasa mengingat penyakit ini sempat menjadi kejadian luar biasa.

“Atas izin orang tua, bagi yang peduli dan mengerti bahaya penyakit difteri ya dibolehkan. Bagi yang sedang prakerin dapat melaksanakan suntik difteri di puskesmas, tidak harus di sekolah. Kalau ada imunisasi untuk orang tua lebih bagus,” kata dia.

Salah satu siswa SMKN 2 Malang, Ferdy Febrianto kelas XI mengaku belum ada sosialisasi terkait penyakit difteri. Bahkan pelaksanaan imunisasi juga terkesan mendadak sehingga dia diprotes orang tuanya karena belum ada persiapan. Meski begitu, Ferdy tetap ikut imunisasi karena mengerti penyakit difteri wajib untuk dihindari.
“Saya merasa lega. Penyakit difteri kan penyakit dalam dan berakibat kematian. Belum ada edukasi dan dadakan, sempat dimarahi orang tua karena belum sarapan,” ujar siswa yang juga sedang melaksanakan prakerin di Dinas Pendidikan kota Malang ini.
Ditemui terpisah, Kepala Dinas Pendidikan kota Malang, Dra Zubaidah MM mengaku pelaksanaan imunisasi difteri atas kerjasama Dinas Kesehatan kota Malang. Instruksi imunisasi disebarkan melalui kepala sekolah dan wajib difasilitasi. “Itu yang menjalankan Dinas Kesehatan, jadi kami mengintruksikan kegiatan tersebut. Imunisasi harus difasilitasi karena itu penting untuk anak-anak,” tutupnya singkat. (mg3/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :