SMK PGRI 2 Mulai Lima Hari Sekolah

MALANG – Lima Hari Sekolah mulai diterapkan di SMK PGRI 2 Malang pada tahun ajaran baru ini. Dengan jam pulang lebih lama, bukan berarti jam pembelajaran bertambah, namun siswa memiliki waktu yang lebih lama untuk mendapatkan pendidikan karakter di sekolah, salah satunya melalui salat berjamaah.
“Kalau dulu waktu istirahat kedua hanya sebentar, sekarang siswa punya waktu 30 menit untuk makan siang dan melaksanakan salat. Ini baik sekali, sehingga siswa tidak perlu memilih antara dua kegiatan tersebut,” terang Waka SMK PGRI 2 Malang, Iberta Elsina Conny Kabora, S,Pd.
Selain itu, kelas X baru di SMK PGRI 2 Malang juga menerima kurikulum edisi revisi 2017 yang isinya telah disesuaikan dengan waktu belajar lima hari sekolah. Dengan ini, kurikulum pembelajaran disesuaikan dengan waktu belajar siswa dan didesain agar ketika siswa menginjak kelas 12 nanti, pembelajaran jadi lebih ringan. Siswa mudah fokus untuk mempersiapkan diri menghadapi rentetan ujian kelulusan.
Tahun ini, SMK PGRI 2 Malang akan menggiatkan Unit Produksi Jasa di bidang percetakan dan sablon bagi jurusan multimedia. Meski sudah berdiri sejak tahun lalu, namun masih dirasa belum maksimal.
“Kebetulan mesin untuk sablon kaos, payung, sablon mug dan sebagainya sudah ada. Tinggal menggiatkan lagi. Dengan bimbingan bapak dan ibu guru, semoga berjalan baik dan melecutkan semangat anak-anak untuk usaha mandiri ketika lulus nanti,” terangnya.
Untuk meningkatkan kualitas lulusan, SMK PGRI 2 Malang juga bekerja sama dengan beberapa partner industri dalam uji kompetensi siswa. Alasannya, sebagaia pendidikan yang membentuk output siap pakai, maka keahlian yang dimiliki lulusan harus sesuai dengan standart kompetensi yang diinginkan perusahaan.
“Kalau guru yang menguji, tidak bisa dipungkiri ada sisi objektif yang terikut. Lain halnya bila penguji datang dari industry. Kualitas lulusan harus sesuai dengan bagaimana standart mereka,” ungkapnya.,
Salah satunya di jurusan multimedia, sebagai syarat kelulusan, siswa harus membuat video pendek yang harus dipresentasikan dari sisi teoritisnya.  Penguji hadir dari pihak Malang TV, sehingga siswa diharapkan lebih dapat mmepersiapkan diri. (mg19/oci)
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :