Mahasiswa UMM Jualan Kopi di Atas Becak


MALANG - Mahasiswa Prodi Peternakan Fakultas Pertanian dan Peternakan UMM menjadi wirausaha dengan berbekal kopi. Adalah Nasihudin Cahya, Awang Ristanto, dan Helmi Mahendra menyalurkan kecintaan mereka pada kopi dengan membuka Becak Kopi Keliling “Becak Koling”
"Awalnya saya sama Cahya suka kopi, lalu ikut-ikut dan belajar membuat kopi sama teman, kemudian muncullah ide kenapa gak buka sendiri saja," ungkap Awang.
Setelah menyiapkan diri untuk berwirausaha, Awang beserta dua temannya memanfaatkan becak milik Cahya sebagai tempat untuk berjualan dengan mengusung brand “Becak Koling”.
"Becak itu punya Cahya yang duluan punya usaha," jelas Awang.
Hambatan-hambatan menjadi wirausahawan yang memulai semuanya dari kantong pribadi tidak lantas menyurutkan semangat tiga mahasiswa UMM asli Malang ini. Helmi menyebutkan bahwa diawal mereka memulai usaha sering tidak ada yang membeli. Alih-alih menyiutkan cita-cita, hal ini justru menjadi pecutan semangat untuk ketiganya.
"Pernah sampai di lokasi terus hujan deras, sepi gak ada yang beli," tutur mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) tersebut.
Meski sekadar berjualan kopi, Awang mengaku bahwa omzet yang dikantongi setiap bulannya cukup lumayan. Ketiganya bahkan menargetkan untuk memiliki lahan milik sendiri untuk digunakan berjualan agar ada tempat tetap dan tidak harus berpindah-pindah, utamanya saat hujan.
"Untung yang didapat buat beli alat-alat baru dan kalau bisa tahun ini bisa punya lahan walaupun kecil yang penting menetap," harap Helmi.
Menjadi mahasiswa dan berwirausaha bukan hal yang tabu lagi. Pada era modern seperti ini, setiap individu harus mengetahui peluang-peluang yang bisa diambil. Bagi Helmi yang merupakan mahasiswa PBSI UMM, berbisnis tidak selalu harus relevan dengan jurusan kuliah ditempuh.
"Tidak ada salahnya untuk mencari pengalaman di bidang lain," tandas mahasiswa berkacamata tersebut. (mg8/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...