Wisudawan Terbaik ITN Malang


Wisudawan terbaik Periode 1 2018 ITN Malang Fitra Rani Klida Afiani, memiliki banyak pengalaman luar biasa selama studi. Peraih IPK 3,96 ini merupakan mahasiswa jurusan Teknik Informatika (S-1) yang sukses membuat beragam aplikasi. Menariknya lagi, aplikasi yang dibuatnya bisa membantu permasalahan yang ada di masyarakat.
Salah satunya melalui tugas akhir berjudul Penerapan K-Means Clustering untuk mengetahui varietas padi unggul produksi Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Timur. Aplikasi software ini mampu mengelompokkan padi unggul, sedang, dan kurang dengan menunjukkan komputerisasi berupa data padi, distribusi, dan nilai. Selama penelitian, terdapat 67 data padi yang diberikan dengan lima kriteria berupa umur, tingkat rontok, kadar amilosa, berat butir, dan rata hasil panen.
“Penelitian ini dapat selesai selama 2 bulan. Alat ini sudah digunakan BPTP dan tengah dikembangkan. Harapannya tentu semoga alat ini membantu meningkatkan hasil dan kualitas pertanian,” ujar mahasiswa asli Malang ini.
Selain itu, melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Fitra, sapaan akrabnya, bersama dengan kakak tingkatnya berhasil mengidentifikasi pelaku kejahatan “The Densus”.
“Jadi aplikasi tersebut terhubung dengan IP camera untuk mengenali DPO yang ada pada database kepolisian. Sehingga mampu mengidentifikasi mereka,” ungkap mahasiswa yang pernah menjadi instruktur lab database dan sistem informasi itu.
Dia mengaku bangga selama berkuliah di ITN, karena lulusannya banyak yang dipercaya perusahaan besar, bahkan di luar Jawa.
“Saat ikut Job Fair, pernah ditawari oleh PT Tambu Grup Riau tanpa test dapat bekerja di sana. Perusahaan tersebut mengaku senang dengan lulusan dari ITN. Jadi saya bangga dong,” tukasnya.
Fitra mengaku, selama kuliah ia memang cukup bekerja keras. Sebab, ia juga bekerja part time. Jadwal kuliah yang berakhir hingga jam 14.00 WIB itu memungkinkannya bekerja part time. Akhir tahun lalu, dia mengaku bekerja menjadi IT Support DNR Bazaar sebagai graphic designer. Namun sebelumnya, menjadi SPG dan PR di restaurant juga pernah dilakoni. Bahkan berjualan online untuk mengisi waktu luang untuk mengisi kantongnya.
“Saya ingin kerja yang mapan setelah lulus ini. Tetap punya target untuk melanjutkan S2 dengan biaya sendiri,” beber mahasiswa kelahiran 9 April ini.

Berita Terkait

Berita Lainnya :