Lulusan Perhotelan dan Broadcasting Laris Manis


MALANG – Perhotelan dan Broadcasting, dua prodi unggulan SMK Bina Cendika YPK menjadi daya tarik dunia industri di lokal hingga nasional. Lebih dari 90 persen lulusan Perhotelan dan Broadcasting laris di dunia kerja, bahkan lulusannya tak sampai menunggu lebih dari dua bulan untuk mendapatkan pekerjaan.
Kepala SMK Bina Cendika YPK Dra. Maria Erin Ernawati mengatakan, siswa dibekali dengan beberapa keahlian yang tidak ada di kurikulum, seperti tata boga.
“Kurikulum tata boga ini tidak ada di jurusan ini, namun siswa dibekali ilmu tersebut,” ungkap Maria.
Ia menegaskan, siswa yang lulus disiapkan bekerja dan dituntut menguasai bidang tersebut. Sehingga sekolah membuat terobosan keterampilan yang tidak ada di jurusan. Begitu siswa bekerja, di industri mereka memiliki keterampilan sesuai yang dibutuhkan.
Didukung dengan fasilitas lengkap serta laboratorium yang memadai, membuat setiap lulusannya memiliki keterampilan sesuai standar yang dibutuhkan perusahaan. Fasilitas yang tersedia diantaranya laboratorium perhotelan, restoran, dapur, studio pertelevisian, hingga radio.
Melibatkan siswa dengan terjun langsung ke lapangan bagi anak broadcasting juga menjadi media belajar paling ampuh dalam mendalami materi. Hal ini juga dilakukan untuk melibatkan siswanya dalam acara Malang Pagi Ini. Bekerja sama dengan beberapa TV local, sekolah melibatkan siswanya liputan.
“Kerja sama seperti ini tentu membawa dampak positif bagi siswa, mereka memiliki pengalaman, pengetahuan, dan karya yang terus meningkat. Karya siswa tersebut sudah bisa diambil oleh tv tersebut,” papar Maria.
Semua prodi yang ada di SMK Bina Cendika YPK juga menerapkan satu kali materi satu kali praktek. Hal ini tentu memberikan penyerapan materi yang lebih mendalam bagi siswa sehingga dalam dunia kerja lulusannya sudah mampu menguasai.
Selain itu, SMK Bina Cendika YPK juga mengadakan kerja sama degan 40 industri di bidang perhotelan dan pariwisata, serta pertelevisian. Bursa kerja juga dimiliki sekolah ini untuk menyalurkan siswanya mendapatkan pekerjaan.
“Hampir semua lulusan kami begitu lulus langsung mendapatkan pekerjaan tanpa harus menganggur lama, tapi beda lagi apabila siswa tersebut terlalu memilih dalam pekerjaan,” pungkasnya. (mg7/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...