Menristek Dikti Ancam Downgrade Unikama

 
MALANG - Menristek Dikti M Nasir melarang kampus yang tengah berkonflik menerima mahasiswa baru. Hal tersebut diungkapkan Nasir menanggapi maraknya konflik antar yayasan yang terjadi di perguruan tinggi swasta.
“Belum ada laporan terkait Unikama. Kami hanya minta segera selesaikan perselisihan itu. Kalau tidak selesai dan ada laporan, pasti kami downgrade. Kasihan mahasiswanya. Beberapa waktu lalu dari STIH juga menghadap minta sistemnya dibuka. Kami tolak karena permasalahannya belum selesai,” tegas M Nasir di sela kunjungannya di Malang, Selasa lalu.
Terpisah, Rektor Unikama Dr. Pieter Sahertian, M.Si siap mengundang Menristekdikti M Nasir ke kampusnya demi memastikan kondisi perkuliahan yang kondusif. Meski yayasan Unikama tengah berkonflik, ia memastikan tak ada pengaruh pada layanan pendidikan. 
“Kita akan mengundang Dikti jika ingin melihat kondisi perkuliahan. Silahkan melihat proses belajar mengajar di sini berjalan baik kok tidak masalah,” ujar Pieter saat dihubungi Malang Post, kemarin. 
“Menurut saya, Dikti tidak serta-merta akan menutup Unikama atau melarang menerima mahasiswa baru,” ujar Pieter.
Dia melanjutkan, fokus Dikti adalah pembelajaran mahasiswa masih berjalan lancar, sehingga tidak akan mempersoalkan itu. Hal tersebut mengingat setiap kebijakan pasti ada prosedurnya. Terlebih saat ini kedua belah pihak masih melakukan mediasi oleh Dikti dan Kopertis. 
“Contohnya Trisakti juga sering bertikai terus tapi proses belajar mengajar di dalam tidak masalah, mereka lancar. Jika yayasan yang bertikai ya di luar itu. Badan pengelola (yayasan) sendiri ya tidak akan berhubungan dengan rektor,” imbuhnya.
Dia menilai, dalam imbauan Dikti jika mahasiswa adalah anggota masyarakat yang berhak mendapat pelayanan pendidikan. Tidak hanya kegiatan belajar mengajar yang berjalan kondusif, kegiatan tridarma juga berjalan seperti biasa. Jika ada sesuatu yang tidak berjalan dengan baik, sudah pasti Dikti akan menurunkan timnya. (mg3/aim)
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :