Soal Bahasa Indonesia Paling Sulit


MALANG - Try out kedua tingkat kota dilaksanakan, Senin (19/3). Bahasa Indonesia menjadi mapel yang diujikan kali pertama. Siswa di SDN Mojolangu 1 dan SDN Tunjungsekar 2 megaku kesulitan pada mata ujian Bahasa Indonesia.
Seperti diungkapkan Kepala SDN Tunjungsekar 2 Malang, Drs. Sudarno. Menurutnya, siswa merasa kesulitan dalam menghadapi ujian bahasa Indonesia lantaran soal-soal yang diujikan menggunakan kalimat-kalimat panjang.
”Ini mungkin berkaitan dengan minat baca siswa, yang cenderung malas membaca soal panjang, sehingga dalam menjawab kurang diperhatikan kembali,” kata Sudarno.
Untuk mengatasinya, SDN Tunjungsekar 2 Malang sudah memberikan imbauan kepada siswa agar lebih mencermati lagi soal dan tidak menjawab dengan tergesa-gesa. Jawaban yang tergesa-gesa dan tidak teliti kadang kala tidak memberikan jawaban yang tepat. Tidak hanya di mata pelajaran Bahasa Indonesia saja melainkan di pelajaran lainnya khususnya Matematika.
Menurutnya, selama mengikuti try out baik tingkat gugus, kecamatan, dan kota, nilai yang didapatkan siswanya masih berada di kisaran angka 7. Sejauh ini nilai siswa tidak mengalami peningkatan secara signifikan.
“Selain memberikan jam tambahan kami nantinya juga akan ada kegiatan istigotsah sebanyak tiga kali dan yang ketiga akan kami adakan bersama orang tua dengan harapan bisa memberikan kemudahan kepada siswa dalam melaksanakan USBN pada Mei mendatang,” tegas Sudarno.
Sementara itu, Kepala SDN Mojolangu 2, Sutikno, S.Pd, mengatakan, kesulitan dalam mengerjakan soal Bahasa Indonesia juga dirasakan oleh siswanya. Biasanya hanya ada soal pilihan ganda, tahun ini ada soal esai sehingga anak-anak perlu banyak latihan.
“Kami memaklumi apabila jawaban anak-anak masih ada yang keliru karena baru pertama mereka hadapi. Selama mengikuti try out dari berbagai tingkatan mulai gugus hingga kota belum banyak peningkatan yang ditunjukkan,” kata Sutikno.
(mg7/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...