Kenalkan Teknologi, UMM-Singapore Berkolaborasi


MALANG - Warga Temas Kota Batu siap mengaplikasikan teknologi untuk pengembangan usahanya. Sejumlah produk inovatif dikenalkan mahasiswa UMM dan Singapore Politechnic (SP). Prototipe produk tersebut dipamerkan dalam Gallery Work di UMM.
Ada Apple Box yang didesain kedap udara sehingga tidak membuat apel busuk, alat mencetak bakso untuk menghasilkan bakso dengan ukuran yang sama. Ada pula Mixing Machine dan Handcrafted Handbag, mesin pengaduk ini dirancang untuk memberikan kemudahan kepada pemilik home industri Koki Hoki. Melalui observasi, Innayatul Robaniah salah satu peserta mengungkapkan, kebersihan merupakan alasan utama tercetus ide ini.
“Jadi pemilik usaha masih menggunakan tangan dalam mengaduk bumbu-bumbu. Hal ini membutuhkan proses yang lama, selain itu juga kurang higienis. Mixing Machine ini untuk mempercepat dan menjaga kebersihan selama proses produksi,” ungkap mahasiswa UMM yang kerap disapa Naya ini dirilis Humas UMM.
Satu pekan sudah 56 peserta Learning Express (LEx) UMM dan SP berkolaborasi dalam penyelesaian masalah di unit usaha masyarakat Desa Temas Kota Batu.
Asisten Rektor Bidang Kerjasama UMM, Soeparto, mengaku LEx merupakan kegiatan yang penting untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa kedua perguruan tinggi. Selain memperoleh international exposure, peserta akan belajar berpikir out of the box. (oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :