Jadi BLU, Layanan Polinema Makin Optimal


SALAH satu Politeknik yang jadi pelopor PTN BLU adalah Polinema. Direktur Polinema, Drs Awan Setiawan MMT MM menceritakan, Polinema sudah menjadi PTN BLU yang capaiannya atas sinergi semua pihak dan mendapat hasil nyata terkait kualitas dan pendapatan yang diterima.
“Sebelumnya anggaran Polinema hanya Rp 26 M, setelah BLU menjadi Rp 118 M. Untuk  menuju PTN Berbadan Hukum memang berat, karena minimal kontribusi 40% dari PNBB. Sementara  kita masih 15%. Namun pencapaian tersebut sudah baik,” tandasnya.
Sekretaris SPI, Imam Mulyono menerangkan syarat-syarat menjadi PTN BLU mulai dari pendapatan negara bukan pajak yang berasal dari UKP minimal Rp 25 M. Dia menceritakan, kala itu, Polinema sudah mencapai Rp 26-27 M. Tidak hanya itu, memiliki aset sendiri juga merupakan kriteria lain menjadi PTN BLU, sebab beberapa universitas yang belum bisa BLU karena asetnya belum tervisitasi dengan jelas.
PTN BLU juga harus memiliki produk unggulan jasa, dengan karakteristik khusus melalui uji kesehatan keuangan, rasio asetnya, dan progresnya. Polinema menjadi PTN BLU mulai dari proses penyusunan dokumen, proposal, dan ujian selama satu tahun. Sementara dari segi mahasiswa, penilaian juga dilakukan dalam hal potensi mahasiswanya secara umum yang setiap tahun pertumbuhan keterserapan tenaga kerja sebesar 70-80%.
“Manfaat luar biasa menjadi PTN BLU adalah pengelolaan dana lebih akuntabel, kreasi Polinema lebih berkembang dalam pengembangan aset, sehingga mampu optimal memberi layanan kepada mahasiswa,” tutupnya. (mg3/adv/oci)

Berita Lainnya :