Mulok Perhotelan, Siswa Praktik Langsung di Hotel


 
MESKI bukan sekolah kejuruan, SMA Taman Harapan menyadari betul pentingnya pembekalan keterampilan kepada siswa. Salah satu cara yang dilakukan sekolah untuk pembekalan yakni dengan menghadirkan muatan lokal (mulok) perhotelan setiap, Kamis. Mulok perhotelan wajib diikuti oleh seluruh siswa seminggu sekali secara bergiliran per kelas.
Tidak hanya sekadar materi, pembelajaran mulok perhotelan ini juga disertai praktik sesuai standar hotel. Bahkan untuk memantapkan skill siswanya, pelatihan rutin diberikan Hotel Purnama Batu setiap akhir semester. Tak hanya itu, sekolah ini juga memiliki program casual, dengan mengajak siswa praktik ke sejumlah hotel di Malang.
Handi Candra, salah satu siswamenuturkan, saat pertama mengikuti casual sempat merasa bingung apa yang harus dilakukan, mengingat sebelumnya hanya diberi materi dan praktek di sekolah. Namun guru mulok perhotelan memberikan motivasi bahwa casual di hotel sama saja dengan pembelajaran di sekolah. Ia memiliki kesempatan praktik langsung di Regent’s Park Hotel
“Dari situ saya memberanikan diri untuk mengikuti casual pertama kalinya di bagian Banquet,” tutur Handi.
Melalui program casual ini banyak pembelajaran yang didapatkan, tidak hanya materi namun juga menambah skill yang sebelumnya hanya bisa didapatkan di sekolah. Bahkan melalui casual ini bisa menjadi jembatan siswa untuk menimba pengalaman serta mendapatkan tawaran casual di berbagai hotel lainnya.
“Sampai saat ini saya masih dipercaya Regent’s Park Hotel untuk ikut casual, selama itu tidak mengganggu jam sekolah. Saya banyak belajar dan memotivasi diri saya bahwa ketika memulai sesuatu jangan setengah-setengah melainkan lakukan dengan sepenuh hati agar mendapatkan sebuah pengalaman hidup,” beber Handi.
Sementara itu, Humas SMA Taman Harapan, Ita Puspita Diana, S.Pd, menambahkan, program casual ini bertujuan untuk menjembatani para siswa ke dunia kerja, meskipun mayoritas siswa melanjutkan ke Perguruan Tinggi. Dengan adanya program casual, ini siswa memiliki skill yang benar-benar teruji dan tidak kalah dengan sekolah kejuruan.
“Siswa yang ikut casual ini nantinya akan mendapatkan nilai dari hotel yang ditempati casual, apabila bagus nilainya maka akan ada kesempatan untuk mengikuti casual di hotel-hotel lainnya,” kata Diana.
Siswa yang mengikuti casual ke hotel ini adalah siswa yang sudah dianggap layak memberikan layanan ke masyarakat sehingga tidak menyalahi aturan hotel. Setelah mengikuti casual siswa akan mendapatkan sertifikat yang dikeluarkan oleh Hotel Purnama.
“Sertifikat yang dikeluarkan oleh Hotel Purnama ini akan lebih akurat karena yang mengeluarkan bukan sekolah melainkan hotel yang telah memiliki kompetensi di bidangnya sehingga sertifikat tersebut sesuai dengan kemampuan siswa,” pungkas Diana. (mg7/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...