Unmer Pertanyakan Jatah Kuota Bidikmisi


MALANG – Tahun ini, Unmer masih menunggu kebijakan Menristekdikti terkait kuota bidikmisi yang akan didapat. Pasalnya, hingga bulan Maret ini Unmer masih belum mendapat jumlah pasti berapa mahasiswa yang akan mendapat beasiswa bidikmisi.
“Sudah banyak mahasiswa yang tanya saya, mau daftar bidikmisi. Tapi saya tidak berani, karena sampai saat ini tidak ada pemberitahuan pasti berapa kuota yang diterima,” ujar Kabiro Administrasi Kemahasiswaan Unmer, Drs Thomas Djaka SBW MSi kepada Malang Post kemarin.
Dia menceritakan, pada sosialisasi beasiswa bidikmisi tersebut, Unmer mulai dipercaya mendapat bantuan beasiswa bidikmisi sejak 2013. Namun pada 2015, Unmer juga sempat tidak mendapat jatah kuota. “Kalau ditanya kenapa, saya kurang tahu sebab itu sudah kebijakan Dikti dan Kopertis,” imbuhnya.
Meski begitu, Thomas pernah mendapat sosialisasi dari Kopertis terkait salah satu perguruan tinggi yang mengembalikan jatah bidikmisi. Sehingga mulai ada istilah bidikmisi alokasi khusus atau aspirasi. “Bidikmisi alokasi khusus itu adalah usulan dari anggota DPR. Jadi mereka mengajukan mahasiswa dari kampus ini dan kami melakukan pendataan, mahasiswa tersebut layak atau tidak,” bebernya.
Tahun lalu, Unmer mendapat jatah 10 penerima bidikmisi. Tak hanya itu, juga mendapat jatah penerima bidikmisi alokasi khusus sebanyak lima mahasiswa. Kelima mahasiswa tersebut adalah jurusan ilmu hukum. Namun dalam prosesnya, dua dari lima penerima dinyatakan tidak layak mendapat bidikmisi tersebut.
“Salah satu mahasiswa itu tidak layak sebab tahun ajaran 2016 dan satunya lagi terkendala administrasi,” pungkasnya.
Saat pendataan tersebut, Unmer harus mengonfirmasikan kecocokan data mulai dari nilai IPK, surat keterangan tidak mampu atau KIP, BSM, dan KPS untuk data pendukung. Bahkan, pihaknya juga mengonfirmasi pada mahasiswa langsung agar tidak terjadi kesalahan.
“Saya juga heran kenapa sampai saat ini Unmer belum mendapat jatah bidikmisi,” pungkasnya. (mg3/oci)    

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...