20 Tahun untuk Pramuka


Jiwa pramuka melekat pada Djuli Arifianto, ST, Guru di SDK Indriyasana Malang. Ia sudah mencintai kegiatan pramuka sejak duduk di bangku SD kelas 3, tepatnya 1983 lalu. Untuk mengasah kemampuannya di bidang pramuka berbagai pelatihan diikuti, seperti Kursus Pembina Mahir (KMD) tingkat dasar, Kursus Mahir Lanjutan (KML) golongan penggalang, dan Kursus Pelatih Dasar Tingkat Kwarda Jatim.
Berkat ketekunan dan kerja kerasnya, ia kini menjadi Ketua Kwarran Sukun Kwarcab Kota Malang sejak 2014 hingga 2019. Jabatan ini didapatkan dengan tidak mudah. Ia pun melewati tingkatan-tingkatan pramuka mulai Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega, hingga Pembina.
“Dari dulu hingga sekarang banyak hal yang sudah saya dapatkan dari pramuka. Tidak hanya ilmu, namun juga wawasan luas, kemandirian, jiwa korsa, kesabaran, dan ketelatenan,” kata laki-laki pecinta gendhing-gendhing Jawa dan campursari ini.
Semakin lama mengikuti pramuka, menurutnya semakin banyak pengalaman-pengalaman serta pelajaran. Melalui nilai-nilai yang ada di dalam pramuka mengajari menjadi manusia yang berguna bagi masyarakat dan negara.
Menurutnya, jabatan ketua yang disematkan padanya kini juga memberikan banyak tanggungjawab. Berfikir bagaimana program bisa dilaksanakan bersama para pengurus agar solid merupakan tantangan terbesar bagi dirinya. Latar belakang dan sumberdaya manusia tiap pengurus itu berbeda-beda, dari segi pemikiran terkadang masih belum bisa selaras.
Namun Ia tak pantang menyerah untuk terus menerus melaksanakan kegiatan pelatihan dan bimbingan teknik kepada kakak-kakak pembina. Bahkan berkat dedikasinya yang tinggi untuk gerakan pramuka mengantarnya mendapatkan Tanda Penghargaan Gerakan Pramuka (TPGP) berupa Lencana Pancawarsa I, II, III, IV. Yakni salah satu Tanda Penghargaan untuk Anggota Dewasa Gerakan Pramuka, Pancawarsa IV yang menandakan bahwa seseorang telah mengabdi menjadi bagian pramuka selama kurang lebih 20 tahun.
Menurutnya kegiatan pramuka juga mempengaruhi pribadinya untuk menuju arah yang lebih baik.
“Secara alamiah saya ingin melaksanakan Kode Kehormatan Pramuka yaitu Tri Satya dan Dasa Dharma dimanapun saya berada baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat luas pada umumnya,” pungkasnya. (mg7/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...