80 Anggotanya Aktif Menulis dan Meneliti


MALANG – Lingkar studi mahasiswa ekonomi (LSME) menjadi salah satu lembaga yang berprestasi di FEB UB. Konsistensi lembaga kemahasiswaan ini untuk mengadakan kelas kepenulisan yang fokus pada penelitian dan riset menjadi salah satu keunggulannya.
 “Kelas kepenulisan kami adakan mandiri yang diikuti oleh seluruh mahasiswa FEB UB setiap Selasa,” ujar Ketua Umum LSME FEB UB, Laili Salisti Romdani, kepada Malang Post kemarin.
Dia melanjutkan, 80 anggota LSME aktif menulis. Sehingga dalam kegiatannya juga didukung oleh dosen dan alumni FEB UB untuk ikut berperan mengedukasi kelas kepenulisan. Tak jarang, banyak yang ikut bergabung pada kelas tersebut.
“Setidaknya setiap tahun ada 16 lomba dengan kategori karya tulis, essay, bisnis plan, serta konferensi yang dapat diikuti mahasiswa FEB UB,” ungkapnya.
Berkat konsistensinya pada kepenulisan karya ilmiah, LSME disupport penuh oleh Dekan FEB UB dengan menyiapkan anggaran penelitian sebesar Rp 26 juta. Bahkan, mereka berhasil meningkatkan prestasi penelitian setiap tahun. Atas prestasi ini, mereka juga mendapat penghargaan dari BEM sebagai lembaga otonom terbaik FEB UB setiap tahunnya. “Tahun lalu ada 30 karya tulis yang yang lolos dan meningkat menjadi 40 penelitian ekonomi. Bahkan, enam diantaranya sudah tingkat internasional,” tandas mahasiswa semester enam Ilmu ekonomi tersebut.
Dalam memaksimalkan kelas kepenulisan, LSME juga membentuk ACE yang merupakan kelompok mentoring. Kelompok ini berperan sebagai tutor sebaya yang terdiri dari lima sampai enam anggota setiap satu semester.
“Sistemnya tetap dipandu oleh dosen terlebih jika akan mengikuti perlombaan,” ungkap Mecky Zerra, Ketua Pelaksana program Khatulistiwa 10.
Mahasiswa akuntansi 2016 tersebut juga mengungkapkan, selain membantu mengedukasi peserta di kelas kepenulisan, peran LSME terus memotivasi mahasiswa untuk terus berkarya lewat penelitian ilmiah dan riset. Sebab, tidak hanya mendapat reward, tapi juga berpeluang menjadi mahasiswa berprestasi (mawapres) sebagai kebanggaan diri.
“Seperti dua tahun ini yang terpilih menjadi mawapres adalah anggota LSME. Meskipun mereka aktif di organisasi, tapi juga berprestasi,” bebernya. (mg3/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...