Charis Teachers Conference II, Bangun Kreativitas Guru Berbagai Daerah


MALANG - Charis National Academy mengggelar Charis Teachers Conference ( CTC ), Sabtu (24/3). Acara digelar di gedung Komplek sekolah Charis National Academy yang berada di kawasan jalan Telaga Bodas no 1-3  Malang. Kegiatan ini digelar sebagai komitmen menjadi patner pemerintah dalam mengembangkan kompetensi dan kreativitas guru.
Sekitar 296 guru baik negeri maupun swasta dari tingkat  guru TK hingga SMA dan berbagai mata pelajaran hadir dalam kegiatan ini. Mereka berasal bukan hanya  dari pulau Jawa saja tapi juga dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, Bali dan NTT. Hadir pula Direktur Charis Academy , Paul Richardson dan pengawas dari Disdik UPT kecamatan Sukun Didiek Siswanto M.Pd.
Koordinator CTC Susane Ikawati M.Pd saat ditemui Malang Post menjelaskan, kegiatan ini adalah tahun kedua yang digelar  yayasan Charis National Academy. Tujuannya untuk berbagi ide dan keterampilan sesama guru yang nantinya bisa dikembangkan di sekolahnya masing masing.
Guru yang mengikuti kegiatan tersebut akan ditempatkan di 15 kelas dengan 20 peserta dan satu pemateri. Sehingga peserta dapat focus mengikuti kegiatan. Peserta diwajibkan untuk memilih 3 materi yang diinginkan dari 33 topik dan alat peraga untuk menunjang kegiatan ini..
“Konsep networking akan tetap menjadi ide utama kami untuk membangun hubungan antar guru, sehingga akan tetap terjalin proses pengembangan diri dan profesionalitas guru di masa yang akan datang ,” tutur Susane Ikawati M.Pd
Kegiatan ini  dibuka Paul Richadson, Direktur Charis National Academy. Menurutnya, tema jump yang artinya melakukan lompatan didefinisikan melangkah meninggalkan zona nyaman untuk mencapai hal yang luar biasa.
Sementara itu Didiek Siswanto M.Pd  mengatakan jika kegiatan ini sangat bagus sekali dan tentunya akan selalu didukung, karena dapat memfasilitasi guru untuk mengembangkan kemampuan mereka. Kegiatan ini, lanjutnya, sangat menekankan strategi pembelajaran dan sesuai dengan kurikulum yang sudah ada.
Saat kegiatan berlangsung, speserta yang berada di 15 kelas mendapatkan materi berbeda. Mereka terlihat akrab dan  serius namun santai menerima pembekalan materi dan mempraktikkannya.
“Dengan mengikuti kegiatan Charis Teacher Conference 2018 ini banyak ilmu yang saya dapat, walaupun tidak semuanya bisa kami adopsi karena keterbatasan perlengkapan dan alat komunikasi, namun itu semua bukan halangan dan kami akan memadukan denga napa yang ada di daerah kami,” Papar Anita Andriani, peserta dari Kabupaten Mesakada Sulawesi Selatan.
Dalam kegiatan ini juga ada beberapa orang tua siswa yang ikut, mereka juga ingin mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana mendidik putra putrinya di rumah. Di akhir kegiatan, semua peserta akan mendapatkan sertifikat sebagai bukti mereka pernah mengikuti kegiatan Charis Teachers Conferense ke II.
 “Saya bersyukur tahun ini pesertanya sangat luar biasa dan saya juga berharap dapat memberikan yang terbaik untuk teman-teman guru,” papar Susane Ikawati M.Pd  yang juga merangkap kepala SD Charis National Acedemy. (ian/sir/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :