Gedung Bundar Unisma Diresmikan Presiden Jokowi


MALANG - Universitas Islam Malang (Unisma) menyiapkan agenda istimewa dalam perayaan Dies Natalis ke-37, tahun ini. Salah satunya yang istimewa adalah peresmian gedung bundar Al Asy’ari oleh Presiden RI Joko Widodo, Kamis, (28/3/18). Sementara kemarin, digelar konferensi Perguruan Tinggi NU (PTNU) se-Indonesia dan dilanjutkan dengan konferensi internasional.
Tak hanya itu, kemarin, tasyakuran HUT juga digelar di gedung bundar. Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam jamiyatul qur'o wal qufat  Unisma melakukan khataman Alquran di gedung bundar Al Asy’ari. Syukuran terasa khidmat dengan sawalat bersama mahasiswa hafidz dan hafidzah serta seluruh jajaran pengurus Unisma dan bersama dua kiyai yakni KH. Muhtar Ghozali dan KH. Abdur Rahman Yahya.
"Khataman qur'an ini sebagai salah satu yang menandai usia ke 37 tahun sekaligus mendoakan pendiri Unisma yang telah wafat," ujar Rektor Unisma, Prof Dr Maskuri kemarin.
Dia melanjutkan, seiring dengan dibangunnya gedung bundar Al Asyari, Unisma berharap mendapat ridho Allah SWT. Selain itu, harapan berkah dan dijauhkan dari balak serta musibah teriring pada doa yang dilantunkan.
"Sebagai generasi penerus, kami berharap dapat melanjutkan perjuangan besar untuk membuat Unisma lebih jaya," imbuhnya.
Gedung bundar tersebut menjadi bangunan prestisius Unisma. Memiliki daya tampung 7.000 lebih dengan 120 ruang kuliah. Gedung ini dibangun dengan dana Rp 120 miliar. Pembangunan dilaksanakan selama 1,5 tahun, dan akan digunakan juga untuk tambahan income bagi kampus.
Menjadi pencapaian besar Unisma, sebab tahun ini, tidak hanya gedung bundar Al Asy'ari saja yang akan diresmikan tapi juga gedung pusat baru telah rampung dibangun sejak satu setengah tahun lalu dengan dana swadaya Rp 120 M.
"Gedung pusat  digunakan terdiri dari 120 ruang kuliah. Gedung bundar dapat digunakan untuk wisuda atau disewakan yang dapat menjadi income Unisma," tutupnya. (mg3/adv/oci)

Berita Lainnya :

loading...