Bersama Si Gembul, Anak Diajak Mengenal Bumi dan Bulan


BELAJAR tentang bumi dan bulan kini semakin menyenangkan bagi siswa kelas IV SDN Dinoyo 1. Pasalnya, guru kelas, Istiqomah Aminin mengenalkan teman belajar si gembul untuk mengasah kreativitas dan pola pikir mereka khususnya pada pelajaran tematik.
Si gembul adalah alat peraga yang diciptakan sang guru dan merupakan singkatan dari modifikasi gerak bumi dan bulan. Tentu saja, si gembul disusun dari dua bola plastik dan media pendukung lainnya untuk menggambarkan rotasi bumi dan bulan.
“Anak harus paham dulu tentang konsep bumi dan bulan. Selama ini mereka terkesan menghafal. Padahal saat ini, diharapkan siswa mampu berpikir kreatif,” ujar guru kelas VI SDN Dinoyo 1, Istiqomah Aminin SPsi, MSi kepada Malang Post.
Dia melanjutkan, saat pembelajaran di kelas mereka belum terbiasa untuk mampu menyelesaikan masalah secara mandiri. Hal tersebut disebabkan kemampuan menalar yang minim. Belajar dengan si gembul merupakan salah satu implementasi sistem hots (higher order thinking skills) yang juga berperan untuk mengajak siswa berpikir tinggi. Dengan sistem hots, siswa ditargetkan untuk mampu menyelesaikan masalah, berpikir kritis, dan berpikir kreatif. Pada level berpikir kreatif, penilaian terhadap siswa meliputi pemahaman indikator, elaborasi, flexibility, fluently, dan originality.
“Sebenarnya sistem hots ini sudah banyak guru yang menerapkan hanya saja mereka tidak sadar. Padahal cara hots juga seperti peta konsep dan analogi. Saya sendiri menggunakan si gembul,” ungkap guru berjilbab yang juga finalis gupres tahun ini.
Sejak diterapkan pada semester dua tahun 2017 lalu, Ami sapaan akrab Istiqomah Aminin ini mengaku mendapat manfaat dengan sistem pembelajaran yang telah diterapkan. Hal ini dibuktikan dengan hasil prestasi yang meningkat. “Awalnya diterapkan, siswa kesulitan karena butuh pembiasaan. Saat mereka mulai tertarik dengan si gembul maka mereka dapat ikut terlibat aktif. Yang rame jadi ikut berdiskusi sehingga kelas tidak pasif dan penting mereka mengerti materi,” beber guru yang berback ground pendidikan psikologi ini.
Terlebih tahun ini, pemerintah menerapkan ujian esai untuk siswa SD. Maka sistem pembelajaran seperti ini sangat diperlukan. Ami menganggap siswa tidak lagi menghafal saat memahami materi. Sebab mereka sudah terasah mampu menyelesaikan masalah secara mandiri dan berpikir kritis.
Media si gembul dalam mempelajari materi rotasi bumi dan bulan juga dapat diganti dengan bola plastik yang diberi karet sesuai kreativitas guru. Selain itu, sistem role play dengan melibatkan siswa juga dapat dilakukan. (mg3/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...