Siswa SMAN 3 Dikarantina Jelang UNBK


MALANG – SMAN 3 Malang akan mengajak siswa kelas XII outdoor learning pada 4-7 April mendatang. Kegiatan ini dilakukan untuk mempersiapkan siswa menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang akan diselenggarakan 9 April nanti.
Selama tiga hari dua malam, siswa akan mengikuti rangkaian kegiatan karantina di Areng-areng Batu. Mereka akan digembleng dengan beberapa materi yang berkaitan dengan konten-konten UNBK. Motivasi belajar juga turut diberikan kepada mereka supaya belajarnya tidak mengalami penurunan.
Humas SMAN 3 Malang, Drs. Basuki Priyana, mengatakan, untuk memberikan motivasi yang lebih mengena kepada siswa, pemberian materi juga melibatkan alumni. Bahkan dari segi religius tak ketinggalan dengan menghadirkan ustadz untuk memandu kegiatan salat malam.
“Dari segi fisik, di kegiatan karantina tersebut kami juga mengajak siswa untuk outbond. Selain fisik dilatih, manfaat kesehatan juga dapat,” ungkap Basuki.
Dekatnya jarak antara USBN dengan UNBK yang terpaut sangat singkat, SMAN 3 Malang tidak membebani siswa dengan soal-soal latihan maupun kegiatan tambahan.
“Tidak ada kegiatan lain, mereka fokus melaksanakan USBN saja. Karena soal kedua ujian tersebut hampir sama,” kata Basuki.
Dalam pelaksanaan UNBK nanti, SMAN 3 Malang sudah menyiapkan sekitar 120 unit komputer beserta teknisi dan operator. Sejauh ini persiapannya tidak mengalami kendala apapun. Diperkirakan 90 persen sekolah sudah siap UNBK.
Waka Kurikulum SMAN 3 Malang, Budi Nurani, M.Pd, menambahkan, tentunya persiapan tidak hanya dari ketersediaan komputer yang memadai namun juga fisik dan mental siswa harus diperkuat sehingga benar-benar siap saat nanti mengerjakan soal UNBK.
“Dari segi penataan bangku kami pun sudah siap dengan itu. Bahkan demi kelancaran kami juga telah mengirimkan surat ke PLN agar tidak mematikan lampu saat pelaksanaan UNBK,” kata Budi.
Bisa dikatakan dari segi internal, SMAN 3 Malang tidak mengalami  kendala apapun lantaran pihak sekolah sudah mengawal siswa dengan baik. Kesehatan siswa, fisik, mental, hingga psikologi pun dikawal melalui kegiatan ourdoor learning tersebut.
Jauh sebelum pelaksanaan UNBK, para siswa juga mengikuti doa bersama untuk kemantapan siswa. Begitupun saat nanti mendekati UNBK, sekolah juga akan mengadakan doa bersama
“Tanggal 5 April nanti kami akan mengadakan doa bersama dengan mengundang orang tua kelas XII. Acara ini juga untuk memperingati Isro’ Mi’roj namun yang utama adalah doa bersama agar siswa yang akan melaksanakan UNBK diberikan kelancaran 100 persen,” papar Budi.
 “Kami berharap tidak ada kebocoran soal. Selain itu kami berharap siswa kami benar-benar menjunjung tinggi kejujuran,” pungkasnya. (mg7/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...