SMP Sriwedari, Tingkatkan Layanan, Pengadaan Komputer Jadi Prioritas


MALANG - SEMAKIN bertambah usia, SMP Sriwedari Malang terus berbenah dan meningkatkan pelayanan kepada siswa serta orang tua dengan menambah beberapa fasilitas. Tahun ini, sekolah menargetkan adanya peningkatan fasilitas di bidang IT, seperti tersedianya komputer yang memadai sebagai sarana belajar siswa.
Kepala SMP Sriwedari Malang, Rudiyanto, S.Pd, mengatakan, komputer menjadi prioritas utama untuk ditambahkan mengingat sangat dibutuhkan saat pelaksanaan Ujian Nasional Bersbasis Komputer (UNBK).
“Saat ini kami baru memiliki 10 unit komputer. Bahkan agar bisa melaksanakan UNBK mandiri kami masih harus pinjam laptop ke siswa dan guru,” ujar Rudi, sapaan akrab Rudiyanto.
Selain secara internal, perbaikan tersebut juga akan diimbangi secara eksternal melalui peningkatan kerja sama dengan masyarakat lingkungan keluarga siswa, alumni, serta satuan pendidikan SD dan MI. SMP Sriwedari juga terus menggalakkan terobosan-terobosan baru dalam mendapatkan bantuan baik sarana maupun prasarana.
Tidak hanya dari segi fasilitas, meningkatkan pelayanan pendidikan kepada siswa dan warga juga dilakukan melalui pengembangan kegiatan ekskul. Pembukaan ekskul baru akan disesuaikan dengan minat dan bakat siswa sehingga tepat sasaran serta ada produk dari targetnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Dies Natalies dan PPDB, M. Said Ibrahim, S.Si, menambahkan, di usia ke-40 , SMP Sriwedari sangat perlu adanya penambahan fasilitas dan juga kegiatan ekskul yang berdampak pada meningkatnya jumlah siswa setiap tahunnya.
“Rencananya kami akan menambahkan ekskul sulap, karena permintaan untuk ekskul ini sangat banyak baik dari siswa maupun orangtua,” terang Said.
Menurutnya, 10 ekskul yang ada yaitu basket, futsal, bulu tangkis, banjari, tata boga, musik band, drumband, TPQ, dan jiu jitsu, masih perlu ditambah lagi untuk menampung semua bakat siswa.
“Banyaknya ekskul yang kami miliki bertujuan untuk mengembangkan dan mengasuh bakat serta membina karakter siswa,” tandasnya.
Tergolong sekolah tertua di Kota Malang, disnatalies ke-40 juga menjadi harapan tersendiri agar tetap eksis, eksis dan mengukir prestasi baik akademik dan non akademi. Kemudian semakin banyak masyarakat yang mempercayakan putra-putrinya belajar di sekolah ini.
“Untuk itu kami terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan kepada siswa dan masyarakat disertai dengan pembinaan karakter melalui kegiatan mengaji yang rutin kami lakukan sebelum jam pulang berlangsung,” imbuhnya. (mg7/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :