Siswa Cenderung Remehkan UNBK


MALANG – Mendekati Ujian Nasional Bersbasis Komputer (UNBK), MAN 1 Malang melakukan pendampingan kepada siswanya. Kegiatan ini dilakukan sejak beberapa bulan lalu dan semakin intens sejak dua bulan terakhir.
Salah satu yang ditegaskan kepada siswa dalam kegiatan pendampingan yakni pentingnya nilai UNBK sebagai salah satu penilaian untuk masuk ke Perguruan Tinggi jalur SNMPTN. Mengingat tak sedikit siswa yang meremehkan nilai UNBK lantaran bukan penentu kelulusan satu-satunya.
Guru Bimbingan Konseling MAN 1 Malang, Mega Leo Julianto, S.Pd, mengatakan, pihak sekolah terutama BK memecah asumsi tersebut karena UNBK rentetannya masih banyak meskipun bukan penentu kelulusan.
“Saat pertemuan forum BK di Gedung Widyaloka UB kemarin juga dijelaskan betapa pentingnya nilai Ujian Nasional itu salah satunya untuk SNMPTN, sehingga anak-anak menjadi greget kembali setelah kami beri pendampingan,” ujar Leo sapaan akrab Mega Leo Julianto.
Bahkan saat simulasi dari Kemenag, hasil UN akan mendapat sertifikat dan bisa diterima di seluruh Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri, UIN, atau STAI. Itu juga menjadi stimulus bagi siswa agar tidak lagi main-main atau meremehkan hasil dari UNBK nantinya.
“Selebihnya hanya pendampingan terkait ibadahnya yang harus ditingkatkan. Namun biasanya, siswa kami yang memiliki life goals kuat di Perguruan Tinggi secara otomatis sudah bisa termotivasi. Kecuali yang masih bingung menentukan, itu berpengaruh karena mereka tidak punya patokan dasar untuk memompa motivasinya,” papar Leo kepada Malang Post.
Sementara itu, kepala MAN 1 Malang, Drs. Mohammad Husnan, M.Pd, menambahkan, persiapan yang diberikan kepada siswa yakni pendalaman materi dan ikut berbagai try out.
“Kemudian kami memiliki program remidial dan pengayaan, anak-anak kami petakan kalau kemampuannya lebih ikut pengayaan sedangkan yang masih kurang ikut program remidial,” terang Husnan.
Dari kesiapan teknis, MAN 1 Malang sudah sangat siap dengan tersedianya 150 unit laptop yang bisa digunakan oleh 272 siswa saat UNBK nanti. Sedangkan kesiapan siswa diperkirakan sudah mencapai 100 persen apabila dilihat dari hasil try out yang terus mengalami peningkatan.
Menurutnya, siswa MAN 1 Malang masih belum maksimal di soal fisika untuk jurusan IPA dan soal ekonomi untuk jurusan IPS, sehingga pendalaman dua mata pelajaran tersebut perlu ditingkatkan lagi.
“Kami berharap semua siswa MAN 1 Malang mampu mengerjakan soal dengan maksimal sehingga hasil yang didapatkanpun juga baik, paling tidak rata-rata nilai siswa minimal 7.5,” pungkasnya. (mg7/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :