Maba Polinema Jalani Tes Urine dan Digembleng TNI AL

 
MALANG – Untuk mengasah kedisiplinan dan karakter bela negara, sebanyak 3146 mahasiswa baru Polinema mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan di Lanal Malang, kemarin (7/8). Sebagai kampus yang dikenal dengan kedisiplinan tinggi, mahasiswa akan digembleng dengan berbagai keterampilan kepemimpinan dan kewiraan, salah satu upaya Polinema mencetak calon-calon pemimpin bangsa yang berkarakter dan bermartabat.
“Sebagai calon pemimpin bangsa, Polinema menginginkan penanaman karakter bela negara dalam diri mahasiswanya, juga kaitannya dengan cita-cita pemerintah menjadikan Indonesia sebagai poros maritim. Di sini mereka akan dilatih kedisiplinan khususnya bagaimana kehidupan calon-calon pemimpin nanti,” ujar Komandan Lanal Malang Kolonel (E) Gendut Sugiono.
Nilai moral akhlak dan budi pekerti sangat penting untuk ditanamkan dalam kegiatan tersebut. Diantaranya melalui pengembangan kebiasaan yang terpuji sesuai dengan kebudayaan bangsa yang religius. 
“Juga kami harapkan mahasiswa memiliki karakter berdasarkan Pancasila dan pengembangan karakter melalui pendidikan hati, otak, dan fisik. Tak lupa juga untuk membentuk jiwa nasionalisme yang tinggi,” imbuhnya. 
Selama mengikuti LDK ini, mahasiswa akan mengikuti berbagai jadwal pendidikan yang ketat. Dimulai ketika mereka bangun tidur di pagi hari kedisiplinan ditanamka. Ponsel siswa juga dikarantina untuk melatih jiwa kemandirian mahasiswa. Selain menerima materi di kelas, mahasiswa juga akan mengikuti kegiatan outbound seperti meniti tali, flying fox, dan kegiatan lain untuk mengasah jiwa kepemimpinan dan kemandirian.
LDK ini merupakan salah satu dari rangkaian penerimaan mahasiswa baru. Pelaksanana LDK akan terbagi dalam tiga gelombang, yakni gelombang pertama yang dimulai sejak tanggal 6 hingga 20 Agustus, gelombang kedua di tanggal 13 hingga 19 Agstus, dan gelombang terakhir 20 hingga 26 Agustus. Setiap gelombang akan diikuti oleh sekitar 1100 mahasiswa.
Ketua Pelaksana Penerimana Mahasiswa Baru Polinema tahun 2017, Ahmad Fauzi. Kom, MT menguraikan semua pendanaan dari kegiatan ini menjadi tanggungan Polinema. Untuk mess dan konsumsi, mahasiswa tidak perlu mengeluarkan uang. Seusai melalui kegiatan LDK, kegiatan selanjutnya yakni expo kampus, berupa pameran UKM atau organisasi intra sekolah.
“Selama dua hari, mereka akan dikenalkan organisasi apa saja yang ada di kampus, dan kemudian dilanjutkan dengan pra studi pengenalan kampus,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan penerimaan mahasiswa ini diharapkan dapat mengubah pola pikir mahasiswa sebagai agen perubahan. Dengan berbagai program unggulannya, mahasiswa Polinema diharapkan memiliki budi pekerti luhur. 
Ketua Pelaksana Fauzi Fauzi Kom, MT menuturkan, rangkaian LDK dikemas, mulai dari upacara, tes urine, hingga pengenalan wawasan kebangsaan.
Tes urine dilakukan Sabtu, (5/8/17) yang bekerja sama dengan BNN. Tes urine ini dilakukan untuk meyakinkan dan menegaskan para mahasiswa baru agar terbebas dari narkoba. Tes Urine ini sudah dilakukan sejak tahun 2009. Fauzi membeberkan, Polinema memang ingin konsisten untuk terus melakukannya. Setelah adilakukan tes urine, dan calon mahasiswa dinyatakan bersih dari narkoba, mereka lantas mengikuti kegiatan lainnya. Fauzi menyebutkan, mahasiswa nanti mengikuti kegiatan ekspo kampus, pameran UKM dan terakhir adalah pengenalan kampus. (sin/adv/oci)

Berita Lainnya :