UNBK SMK Ditemukan Satu Soal Jawaban Sama


 
MALANG – Pelaksanaan UNBK SMK, Kamis (5/4), memasuki hari terakhir. Sebelum usai, beberapa kendala sempat dirasakan salah satu siswa SMKN 6 Malang. Pasalnya satu soal ditemukan memiliki jawaban yang sama. Mulanya kejanggalan kecil ini membuat bingun, namun proctor dengan sigap memberikan solusi. Siswa diminta tenang dan tetap mengisi bagian soal tersebut supaya bisa melanjutkan ke soal berikutnya.
Waka Kurikulum, Agung Priyadi, menjelaskan, pelaksanaan UNBK hari terakhir ini bisa dikatakan sangat lancar tanpa kendala apa-apa dibanding hari kedua lalu, komputer sempat mengalami hang.
“Mungkin karena history casenya sangat banyak, sehingga loadingnya membutuhkan waktu yang lama, apalagi yang pakai banyak. Hampir 500 siswa persesi pakai sehingga butuh waktu untuk load,” papar Agung.
Sedangkan dihari terakhir mata pelajaran teori kejuruan ini  nyaris tidak ada kendala, hanya saja ada satu siswa sempat mengalami soal dengan jawaban yang sama. Namun pihak sekolah sudah membuat laporan terkait kesalahan tersebut.
“Kepastiannya soal apa itu kami kurang tahu, namun, tapi tidak ada masalah. Siswa kami sudah terbiasa mengerjakan ujian dengan Computer Best Test (CBT) karena di ujian akhir semester kami sudah menerapkannya,” kata Agung.
Menurutnya, sebelum masuk ruangan, siswa dikumpulkan terlebih dahulu untuk diberikan arahan serta tips and trik untuk menghadapi UNBK. Salah satunya, saat mengalami trobel pada komputer yang dipakai atau soal ada kesalahan tidak perlu khawatir, kuncinya tenang dan tidak panik karena ada pengawas di ruangan yang siap membantu mengkomunikasikan dengan proctor dan teknisi.
“Intinya fokus saja pada soal yang dikerjakan, kami juga memastikan kepada mereka ada cadangan komputer, jangan khawatir apabila yang kami pakai mengalami trobel,” tegas Agung.
Menurutnya, saat ada jawaban yang sama proctor menyarankan untuk memilih jawaban yang dianggap benar, karena belum tentu dua pilihan yang sama itu benar jawabannya.
“Yang jelas kami sudah laporkan, tentunya pemerintah punya kebijakan ketika ini dilaporkan yang mana apabila ada kejadian seperti itu jangan sampai merugikan siswa,” pungkasnya. (mg7/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :