FTI ITN Gandeng University Malaysia Pahang

 
MALANG – Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknologi Industri (FTI ) ITN Malang menggandeng University Malaysia Pahang (UMP). Memorandum of Understanding (MoU) ini memberikan kesempatan mahasiswa melakukan penelitian dan magang di Negeri Jiran, Malaysia.
Dekan Fakultas Teknologi Industri ITN Dr. Ir. Yudi Limpraptono, MT mengungkapkan, kerjasama ini akan memudahkan mahasiswa ITN yang ingin studi langsung ke UMP. Mahasiswa semester akhir, bisa magang atau melakukan penelitian di sana.
Kerjasama ini memang lebih kepada penelitian ilmiah. Saat ini, lanjut dia, masih memfokuskan kepada penelitian-penelitian kedua pihak untuk mengembangkan ilmu-ilmu keteknikan yang menjadi ciri khas keduanya.
Ketika disana, sambungnya mahasiswa bisa melakukan riset. Mahasiswa akan belajar secara langsung bagaimana kondisi keilmuan teknik di Negara yang beribukota di Kuala Lumpur tersebut. Dengan begitu, ungkapnya lagi, mahasiswa bisa mendapatkan ilmu baru. Juga bisa melakukan komparasi, antara kedua fakultas, baik di FTI ITN ataupun Fakultas Teknik Mesin UMP.
“Dengan begini, ketika mereka berangkat ke sana, tentu akan bisa secara langsung memelajari keadaan di sana. Mahasiswa juga bisa belajar hal-hal yang berkaitan dengan UMP dan ITN, untuk dibawa pulang kembali sebagai ilmu baru,” paparnya.
Ia pun menyampaikan harapan terbesarnya kepada para mahasiswa untuk bisa memanfaatkan kesempatan ini. Selain mahasiswa, kerja sama ini juga memberikan kesempatan kepada para dosen untuk melakukan penelitian. 
“Jika mau para dosen pun juga mempunyai kesempatan untuk melakukan penelitian di sana. Menunjungi UMP dan riset Malaysia,” terangnya.
Ketua Jurusan Teknik Mesin ITN Sibut, ST.MT juga mengharapkan, mahasiswa dan dosen yang mengikuti kuliah ini, bisa menambah wawasan terkait dengan kerjasama riset ini.
Selain penandatanganan MoU, juga dilakukan kuliah tamu. Kuliah tamu ini bertemakan Managing High Impact Research Group. Dalam kuliah tamu ini dipaparkan, beberapa dampak keberhasilan suatu kampus yang melakukan kerjasama penelitian. 
“Saya mendapati pengalaman universitas-universitas yang berhasil dalam melakukan penelitian. Universitas di Amerika dan Jerman, kebanyakan mereka melakukan penelitian dan berhasil,”  ungkap Dekan Jurusan Teknik Mesin UPM Prof. Dr. Rizalman Mamat, P.hd.
Ia mengatakan, ITN sangat berpotensi. Hal ini diketahuinya ketika kunjungan rektor ITN beberapa waktu lalu, yang menceritakan beberapa prestasi dari ITN. “Kedatangan saya memang membalas kedatangan dari rektor ITN beberapa waktu lalu. Tapi, selain itu, saya juga penasaran tentang cerita ITN yang mampu menjadi kampus inovatif dengan segala penelitiannya,” pungkasnya. (sin/oci)

Berita Lainnya :