Semarak Proactive Kids di SDIT Ahmad Yani

 
MALANG - Siswa-siswi SDIT Ahmad Yani mengikuti lomba seni kreatifitas. Kegiatan yang dilaksanakan sekolah bekerjasama dengan EO Proactive Kids dari Jakarta ini, berlangsung cukup meriah, pada Rabu (4/4). Bermacam mata lomba diikuti dengan antusias oleh para siswa yang juga ditonton oleh orangtuanya. 
Sebagai EO dari Proactive Kids, Setia Karsa Mulia mengatakan, lomba yang digelar bersifat non akademis, sehingga siswa yang memiliki talenta di bidang seni bisa menonjol. Seperti modern dance, got talent, mewarna, mading dan penalty kids.
“Kami ingin anak-anak bisa melakukan pencapaian prestasi mulai sejak dini,” ucapnya.
Ia mengatakan program Proactive Kids sudah berjalan di 18 sekolah, termasuk juga di kota-kota besar di luar Kota Malang. Diantaranya Bandung, Semarang, Bogor, Surabaya dan Jakarta. Di Kota Malang sendiri, lomba dilaksanakan pada Maret dan April. Selama ini respon sekolah cukup bagus, sehingga perlombaan dapat berjalan dengan lancar.
“Anak-anak menjadi pro aktif, jika mereka enggan mengikuti lomba di luar, maka kami yang datang ke sekolah,” katanya. 
Proactive Kids dilaksanakan setiap tahun. Sebelumnya ada 10 sekolah yang dilibatkan. Karena dinilai sukses maka tahun ini melibatkan 20 Sekolah Dasar termasuk MI. Dalam kegiatan ini, Setia menuturkan, sekolah tidak perlu mengeluarkan biaya apapun.        
Karena setiap lomba telah disupport oleh sponsor. Termasuk juga siswa tidak perlu mengeluarkan biaya pendaftaran lomba. Syaratnya mereka hanya membeli produk dari sponsor lomba terkait, dengan harga lima ribu hingga sepuluh ribu rupiah.
“Kami juga menyediakan hadiahnya berupa piala, sertifikat dan godybag,” tambahnya. 
Setia menjelaskan, tujuan dari Proactive Kids merangsang siswa untuk lebih pro aktif dalam mengeskpresikan kemapuan dirinya. Mereka juga kompetitif di usia dini dan tumbuh sikap sportif dalam menerima kemenangan dan kekalahan.
“Bermental juara tidak harus peraih juara, tapi mereka yang telah melakukan yang terbaik dan tidak pantang menyerah,” jelasnya. 
Para juara dari setiap lomba ini, nantinya akan diundang ke grand final yang akan digelar pada 7 dan 8 April mendatang, di Plaza Araya. Di grand final nantinya akan mempertemukan 60 peserta yang sukses menjadi juara di masing-masing sekolah.
“Baru di grand final itu para juara akan mendapatkan tropi dan fresh money,” tukasnya.
Mewakili Kepala SDIT Ahmad Yani, Muhammad Syafi’i, M.Si mengatakan pihaknya mendukung dengan baik program lomba yang mewadahi bakat dan potensi siswa tersebut. Menurutnya, Proactive Kids dapat menjadi ajang penjaringan potensi siswa yang memiliki talenta yang berbeda-beda.
“Kami nilai ini sangat bagus, maka diharapkan melalui perlombaan ini, anak-anak semakin bersemangat untuk berlatih dan berlomba,” ujar Waka Keuangan dan Sarpras SDIT Ahmad Yani ini. 
Ia menambahkan di SDIT Ahmad Yani semua potensi siswa diwadahi dalam program pengembangan bakat. Bermacam program pengembangan potensi diri difasilitasi dengan baik sehingga dapat berjalan optimal.
“Maka lomba ini bisa menjadi sarana untuk mengukur sejauh mana kemampuan mereka yang selama ini sudah latihan dan menjadi pengalaman mereka dalam berlomba,” pungkasnya. (imm/sir/udi) 

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...