100 Guru Terbaik Kota Malang Diseleksi


MALANG – Jelang olimpiade guru berprestasi, Dinas Pendidikan Kota Malang mengadakan pembekalan kepada para guru di Kota Malang yang telah lolos seleksi tahap pertama. Sebelumnya, sebanyak 200 guru dari SD dan SMP direkomendasikan kepala sekolah masing-masing mengikuti olimpiade tersebut. Seleksi pertama diambil 100 guru terbaik di Kota Malang, terdiri dari 50 guru SD dan 50 SMP.
Kepala Seksi Pembinaan PTK PAUD dan Non Formal, Dra. Sri Handayani, MM, menyampaikan, para guru yang lolos tahap awal diberikan pembekalan. Kemudian dilanjutkan dengan metode In On In yaitu pembekalan yang diterapkan di lapangan dengan didampingi narasumber, kemudian dilakukan pembekalan lagi dan yang terakhir baru pre test.
“Pembekalan yang diberikan yakni mengenai pemantapan materi yaitu masing-masing bidang studi kalau SD meliputi Matematika, Bahasa Indonesia, dan IPA. Sedangkan jenjang SMP ada lima mata pelajaran yaitu Bahsa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, dan Bahasa Inggris,” ujar Handayani.
100 guru tersebut mengikuti pembekalan materi secara terpisah, guru SD dibagi menjadi dua ruangan, sedangkan guru SMP terbagi menjadi lima ruang sesuai dengan bidang studi yang diikuti. Nantinya masing-masing jenjang akan dipilih tiga pemenang dengan nilai tertinggi. Juara satu akan mewakili Kota Malang di olimpiade guru berprestasi tingkat Provinsi Jawa Timur.
“Guru yang telah mengikuti pembekalan ini adalah para guru yang telah terpilih dari 200 guru yang direkomendasikan oleh kepala sekolah, karena kesempatan ini tidak didapatkan oleh semua guru. Harapannya ini bisa digunakan semaksimal mungkin, kedisiplinan guru juga harus terus dijaga,” ungkap Handayani.
Kemudian, para guru yang terpilih ini nantinya bisa kembali mengharumkan nama Kota Malang lantaran beberapa tahun terakhir guru berprestasi berasal dari Malang. Guru juara satu tahun ini akan diikutkan olimpiade Maret tahun depan.
Sementara itu, pemateri Bahasa Inggris, Gunawati Dwi Utami, S.Pd, mengatakan, pembinaan yang dilakukan yaitu mendamping guru-guru suapaya siap untuk melakukan post test.
Tidak hanya pembekalan materi, namun juga ada pendampingan untuk memantapkan kemampuan para guru dalam mengerjakan soal. Latihan-latihan soal juga akan diberikan agar saat maju ke tingkat provinsi guru tersebut sudah menguasai. (mg7/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :