Mahasiswa ITN Dilatih Jadi Trainer


MALANG - Siapa yang ingin sukses maka salah satu kuncinya harus bisa berbicara di depan orang banyak. Kemampuan public speaking atau berbicara di depan umum inilah yang harus dikuasai oleh seorang trainer yang ingin sukses.
“Untuk menjadi seorang trainer maka mahasiswa juga dibekali pelatihan public speaking, materi leadership, dan menejemen. Selama dua bulan mereka akan digembleng menjadi trainer, dan setelah lulus akan mendapatkan sertifikat internasional tentu saja dengan di tes dahulu,” terang Umar Khadafi S.Pd, MCE, salah satu pemateri dalam kegiatan pelatihan mahasiswa, dirilis Humas ITN.
Materi yang tidak didapat di bangku kuliah ini mendapat respon positif dari mahasiswa yang hadir dari perwakilan jurusan. Terbukti ruang ICC ITN penuh sesak, bahkan ada yang rela duduk di lantai beralaskan karpet. Antusias mahasiswa juga diapresiasi oleh Khadafi, pangilan akrab Umar Khadafi.
Kegiatan ini digelar untuk membekali mahasiswa ITN sebagai trainer pelatihan Microsoft, Adobe dan Autodesk dengan berbagai kompetensi.  Bersama-sama mereka membentuk ICC Club, sebagai wadah bagi mahasiswa yang berminat pada trainer serta pelatihan Microsoft, Adobe, dan Autodesk.
Khadafi mengatakan, meskipun nantinya mahasiswa sudah lulus ujian sertifikasi dan menjadi trainer, saat mereka melakukan proses pengajaran tetap akan didampingi oleh trainer yang sudah berpengalaman. Dari situ bila ada proses pengajaran yang tidak sesuai maka oleh trainer senior akan dibantu dengan cara yang elegan. “Bisa dengan cara pengambilalihan, maupun kolaborasi dalam pengajaran. Karena pengajaran paling efektik adalah ketika praktek langsung dan harus didampingi oleh senior,” katanya.
Trainer-trainer inilah yang nantinya dipersiapan untuk mentraining mahasiswa lain yang belum memiliki sertifikasi internasional serta bisa juga untuk menjadi trainer di sekolah-sekolah. Mengingat banyaknya sekolah SMA/SMK di Malang bahkan di Indonesia yang mulai sadar akan pentingnya sertifikat bertaraf internasional. Ke depannya, semua mahasiswa ITN Malang juga diharuskan mengikuti pelatihan dan memiliki sertifikat berstandar internasional. Trainer-trainer ini nanti yang akan membantu.
“Dengan adanya trainer-trainer baru dari mahasiswa ITN Malang maka tidak menutup kemungkinan ICC ITN Malang akan berkembang menjadi lembaga sendiri kelak,” ungkap Khadafi. (oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...