UNBK Lancar, Hanya Masalah LAN


MALANG – Hari pertama Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMA mata pelajaran Bahasa Indonesia, siswa SMAN 8 Malang beberapa kali mengalami gangguan pada kabel LAN yang tidak menancap dengan sempurna. Kejadian ini menyebabkan siswa harus menunda pengerjaan soal, meski tidak terlalu lama.
Kabel LAN sepertinya menjadi kendala teknis yang sering dialami siswa SMAN 8 Malang. Sekitar lima teknisi yang disediakan kerap bolak-balik dari ruang ujian ke ruang server lantaran kabel LAN. Akibatnya siswa harus kembali memasukkan token supaya bisa melanjutkan mengerjakan soal.
Teknisi ruang 1 dan 2 SMAN 8 Malang, Imam Sanafi, ST mengungkapkan, kejadian ini kerap dialami lantaran mereka menggunakan laptop untuk UNBK sehingga begitu kabel LAN tersenggol bisa mengakibatkan koneksi terputus, sehingga secara otomatis aplikasi mengunci dengan sendirinya.
“Kalau sudah begitu, kami selaku teknisi harus dengan sigap mengatasi sedikit gangguan tersebut dengan meminta token pada server, memasukkan kode dan me-reload, kemudian tampilan akan kembali pada soal sebelum mengalami gangguan,” ungkap Imam.
Tidak sampai dua menit, siswa sudah bisa mengerjakan kembali soal-soal UNBK. Selama tombol selesai belum di-klik tidak akan berpengaruh pada soal-soal yang telah dikerjakan sebelumnya. Menurutnya, gangguan ini maklum terjadi karena baik siswa maupun meja yang digunakan apabila banyak bergerak besar kemungkinannya kabel LAN akan tersenggol.
“Tidak masalah, untuk mengatasinya tidak membutuhkan waktu yang lama bahkan tidak sampai lima menit sudah bisa kembali ke soal semula,” beber Imam.
Sementara itu, proktor UNBK SMAN 8 Malang, Yudi Christianto, S.Kom, menambahkan, dari 10 ruang ujian, sedikitnya ada 3 ruang yang mengalami gangguan serupa. Dari dua sesi pelaksanaan UNBK tiga ruang tersebut adalah ruang 6, ruang 7, dan 10.
“Kabel LAN yang tidak menancap berpengaruh pada layar tampilan yang tidak muncul, tinggal dibenarkan kabelnya dan minta token lagi sudah bisa teratasi,” terang Yudi.
Menurutnya, tidak ada yang perlu dikhawatirkan karena satu siswa disediakan dua laptop, begitu laptop yang dipakai mengalami trouble siswa bisa mengganti laptop yang ada di sebelahnya.
“Satu ruang kira-kira ada 20 anak dengan 40 laptop, dikali 10 ruang sehingga kurang lebih kami memiliki total laptop sebanyak 400 unit,” jelas Yudi.
Sementara itu, Plt Kepala SMAN 8 Malang Anis Isrofin, M.Pd menambahkan, sebelum pelaksanaan UNBK, siswa sudah diimbau untuk mengerjakan soal dengan jujur. “Sehingga kami persiapkan baik fisik maupun psikologisnya dengan mendatangkan motivator sebelum UNBK,” ujarnya.
Tak hanya itu, sekolah juga menyediakan sarapan roti dan teh untuk 379 siswanya, khususnya bagi yang tidak sempat sarapan di rumah. Pelaksanaan UNBK SMAN 8 Malang terdiri dari 1 kelas bahasa, 3 kelas IPS, dan 8 kelas IPA.

Berita Lainnya :