Dibuka Satu Minggu, Pendaftar UM Capai 3.072


MALANG – Pendaftaran SBMPTN yang sudah dibuka pada lima April, disambut 3.072 pendaftar di UM hingga update terakhir, kemarin. Pendaftar lebih dominan memilih prodi Soshum dengan mayoritas lulusan tahun 2015-2016.

“Melihat update pendaftar tahun ini sama, diawal sebelum pengumuman SNMPTN dilakukan. Pendaftar tiap harinya memang tidak banyak,” ujar Kabag Humas UM, Dra Aminarti Siti Wahyuni kepada Malang Post, kemarin.
Dia melanjutkan, update info terbaru pendaftar SBMPTN muali 5 April untuk Saintek sebanyak 114 pendaftar, 169 pendaftar prodi soshum, dan 43 pendaftar IPC. Sementara data meningkat hingga kemarin, terdapat 39 pendaftar saintek, 41 pendaftar soshum, dan 72 pendaftar IPC. Sementara dilihat oleh panitia SBMPTN UM, lulusan yang lebih banyak mendaftar tahun ini untuk update kemarin adalah lulusan 2015 dan 2016.
 “Data updatenya hingga 11 April total sebanyak 1085 pendaftar saintek, 1628 pendaftar soshum, dan 359 pendaftar IPC dengan jumlah keseluruhan 3072 pendaftar,” ungkapnya.

Lokasi ujian SBMPTN terbagi menjadi tiga meliputi ujian soshum di UB, ujian saintek di UM, dan ujian IPC berlokasi di UIN Maliki. Proses pendaftaran SBMPTN dengan sistem komputer dimulai pada 18 April setelah pengumuman SNMPTN dilaksanakan. “Untuk yang ikut SNMPTN sebaiknya daftar setelah pengumuman jika dinyatakan diterima, agar tidak kehilangan uang pendaftaran Rp 200 ribu. Bagi yang tidak terundang SNMPTN ya menunggu sampai pengumuman kelulusan,” bebernya.
UM  sebagai lokasi ujian SBMPTN prodi saintek juga mengaku menyiapkan ruang ujian yang berlokasi di dalam kampus didukung dengan security di setiap ruangan untuk membantu para peserta. Selain itu, UM juga menyiapkan layanan khusus bagi disabilitas. Penting bagi peserta ujian memahami lokasi ujian, sehingga sebaiknya peserta memeriksa ruang dan lokasi ujian dengan teliti sebelum pelaksanaan.
“Sebaiknya datang satu hari sebelum pelaksanaan, fungsinya juga untuk memeriksa ruang ujian agar tidak salah,” pesannya.
 Yuni, sapaan akrab Aminarti Siti Wahyuni juga menegaskan pendaftar SBMPTN untuk tahun ini wajib mengikuti ujian keterampilan yang berlokasi di perguruan tinggi tujuan. Sehingga, bagi pendaftar harus benar-benar memperhatikan jadwal pelaksanaannya, terlebih jika PTN pilihan berlokasi di dua daerah berjauhan. “Perhatikan jadwal pelaksanaan ujian keterampilan di PTN pilihan. Sebab, berbeda dari tahun lalu yang dapat melaksanakan ujian di PTN terdekat. Tahun ini harus di PTN pilihan. Jadi perhatikan jadwal kedua PTN pilihan masing-masing, jangan sampai terbentur dengan jadwal yang sama apalagi lokasinya berjauhan,” imbuhnya. (mg3/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :