UNBK Hari Terakhir, Server Sempat Offline


 
MALANG – Pelaksanaan UNBK hari terakhir kemarin, menuai banyak kendala. Ditengah pengerjaan soal peminatan, server pusat sempat offline sekitar 5 sampai 10 menit menjelang akhir sesi dua, sehingga menimbulkan kebingungan pada siswa.
Kejadian tersebut dibenarkan oleh Ketua Helpdesk Kota Malang, Nurul Firdaus, bahwa server pusat dikabarkan mengalami gangguan masal (gamas), sehingga mengakibatkan seluruh komputer client offline sekitar lima hingga sepuluh menit, namun beberapa menit kemudian sudah bisa teratasi.
“Gamas internet ini terjadi menjelang akhir sesi dua, tetapi tidak sampai mengganggu pelaksanaan UNBK hanya upload jawabannya saja yang molor nunggu status aktif,” ujar Nurul, Kamis (12/4).
Untuk membuat status aktiv dibutuhkan internet, namun ketika saat siswa mengerjakan soal sifatnya offline dengan mengambil data di setiap server sekolah. Sehingga ketika ada gamas internet hanya proses upload jawaban yang membutuhkan waktu sedikit lebih lama. Namun 30 menit sebelum sesi tiga mulai, server sudah lancar kembali hingga selesai.
“Asal sudah mendapatkan token, siswa dapat mengerjakan soal secara offline, jadi tidak menggangu konsentrasi siswa selama pelaksanaan UNBK,” tandasnnya.
Gamas internet ini juga dirasakan oleh SMAN 10 Malang, pada sesi kedua jaringan komputer client tiba-tiba mati, sehingga begitu para siswa mengklik tombol next layar monitor menampilkan tulisan “eror 500”. Gangguan ini mengakibatkan siswa harus menunda pengerjaan soal beberapa saat sampai server kembali normal.
Siswa SMAN 10 Malang, peserta UNBK sesi kedua, Sabila Devita, mengatakan, kejadian server eror ini dialami oleh semua siswa di ruang dua, khususnya yang menekan tombol next, namun yang tidak menekan tombol next di layar monitor tidak sampai muncul tulisan error.
“Mungkin karena jaringan sehingga error seperti itu aplikasinya, namun tidak terlalu lama, sekitar lima menitan,” ujar Sabila.
Selain kejadian error pada server, pelaksanaan UNBK hari terakhir juga diwarnai dengan trobel pada perangkat. Satu komputer client tiba-tiba mati saat digunakan, sehingga untuk meminimalkan waktu terbuang sia-sia, siswa diminta ganti menggunakan komputer cadangan yang disediakan sekolah.
Koordinator proktor SMAN 10 Malang, Avo Satriatma, S.Pd, mengatakan, mati secara tiba-tiba pada komputer client ini mungkin karena perangkat digunakan selama empat hari berturut-turut dengan durasi berjam-jam setiap harinya, sehingga menyebabkan tidak bisa berjalan optimal.
“Sebab lain bisa jadi kabel yang menghubungkan dengan listrik kesenggol oleh siswa sehingga komputer mati mendadak, namun tetap kami sarankan untuk pindah ke komputer cadangan supaya tidak menyita banak waktu,” ujar Satria.
Disisi lain, peminatan mata pelajaran Biologi ada satu soal yang tidak berkesinambungan dengan pertanyaan. Seperti soal gambar rantai DNA ket 123 AB namun pertanyaannya X dan Y, kejadian ini dialami oleh semua siswa di berbagai sekolah yang mendapatkan paket soal yang sama. Selain itu soal yang diujikan sebagian belum pernah didengar oleh siswa.
Siswa peserta sesi dua SMAN 10 Malang, Kania Talita, mengatakan, ada sekitar lima soal yang biasanya tidak pernah dengar atau diajarkan namun pada UNBK ini muncul, meski demikian tetap harus dijawab meskipun tidak memahami materi tersebut.
“Yang penting dijawab, karena memang tidak boleh ada yang kosong, semoga hasilnya bisa seperti yang diharapkan,” pungkasnya. (mg7/udi)

Berita Terkait

Berita Lainnya :