Unidha Kelola Dana Penelitian Rp 7,5 Miliar


MALANG - Tahun ini Universitas Wisnuwardhana Malang (Unidha) telah mendapat hibah klaster madya yang total anggaran untuk penelitian dosen bisa mencapai Rp 7,5 miliar. Dari proposal yang sudah masuk, masih tersisa sekitar Rp 2,9 miliar untuk dimanfaatkan dosen Unidha.
“Semakin besar plafon dana penelitian yang diberikan kampus maka akan semakin bagus peluang ini untuk para dosen. Harapannya dosen semakin terpacu untuk lebih banyak melakukan penelitian yang mampu memberikan manfaat pada masyarakat luas,” ujar Ketua LPPM Unidha Eny Dyah Yuniwati, S.P., M.P.
Ia merinci, sudah ada 12 Penelitian Terapan, 10 Penelitian Dasar, 3 Penelitian Kerjasama PT, 3 Penelitian Disertasi Doktor, 26 Penelitian Dosen Pemula. Jumlahnya sebanyak 46 Proposal.
“Masih banyak dana yang belum dimanfaatkan,” ungkapnya.
Ke depan pihaknya berupaya mendorong para dosen untuk terus menghasilkan karya-karya dalam bentuk jurnal ilmiah. Sebab, menurutnya, walaupun dana hibah meningkat, jika tidak ada upaya perbaikan penelitian akan percuma.
“Oleh karena itu kami akan merintis sejumlah program, seperti hibah penguatan jurnal international terindeks, konferensi internasiona, dan tindak lanjut kerjasama luar negeri. Jadi, dosen Unidha kita push on dan move on agar bisa bersaing di internasional,” kata dia.
Sementara itu, rektor Unidha Prof. Dr. Suko Wiyono S.H., M.H., juga berharap penelitian dosen kuantitasnya bisa semakin lebih banyak dengan adanya peluang besar dana hibah yang diberikan oleh Kemenristekdikti ini.
“Harusnya ini bisa memompa para dosen junior yang semangatnya masih bagus. Biasanya kalau senior itu ada ide tapi tidak ada tenaga,” kata Ketua Senat UM ini. (sin/oci)

Berita Lainnya :