Kota Malang Siap 100 Persen UNBK


MALANG – Sebanyak 14.348 siswa tingkat SMP dan MTs akan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Senin (23/4)g. Bila tahun lalu ada dua sekolah yang belum bisa ikut Ujian Nasional (UN) secara online, untuk tahun ini 100% sekolah baik SMP dan MTs, negeri maupun swasta sudah 100% ikut UNBK.
Kepala Seksi Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas Pendidikan Kota Malang, Dodik Teguh Pribadi, mengatakan, tahun kedua pelaksanaan UNBK tingkat SMP dan MTs sudah sangat siap. Semestinya, kata dia, tahun lalu Kota Malang sudah bisa UNBK 100% namun waktu itu dua SMP telat mendaftar.
“Tahun ini Kota Malang sudah UNBK 100% tingkat SMP dan MTs. Kami juga sudah siap baik dari segi komputer, proktor, dan teknisi,” ujar Dodik.
Menurutnya, yang perlu disiapkan oleh masing-masing sekolah adalah komputer yang digunakan, baik server maupun cadangan harus memadai demi kelancaran pelaksanaan UNBK nanti.
“Proktor dan teknisi dari masing-masing sekolah sudah mendapatkan training dari tim help desk Kota Malang, supaya saat pelaksanaan mereka bisa segera mengatasi,” ujarnya.
Sekolah juga harus memberikan bimbingan intensif dengan evaluasi try out yang sudah diikuti  biar semakin mahir dalam mengerjakan setiap soal. UNBK kali ini siswa wajib belajar mandiri dengan tidak tolah-toleh, karena integritas soal lebih tinggi dengan varian soal yang bisa saja tidak ada yang sama dengan teman di samping kiri kanannya.
Menjelang pelaksanaan UNBK segala persiapan juga telah dilakukan oleh SMPN 1 Malang, tidak hanya memberikan pemantapan materi melainkan juga motivasi kepada seluruh kelas XII dengan mendatangkan motivator dari luar.
Kepala SMPN 1 Malang, Dra. Hj. Lilik Ermawati, M.Pd, mengatakan, SMPN 1 Malang sudah sangat siap menghadapi UNBK, mulai dari komputer, proktor, dan teknisi sudah sangat siap. Bahkan motovasi kepada siswa juga diberikan dari banyak pihak baik dari luar.
 “Kami berikan motivasi bagaimanapun harus tetap memberikan yang terbaik khususnya prestasi akademik, sehingga UNBK ini harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh oleh siswa,” ujar Lilik.
Bahkan dari segi perangkat, SMPN 1 Malang telah menyediakan 137 unit komputer client yang terbagi menjadi empat ruang. Pelaksanaan UNBK di SMPN 1 Malang terbagi menjadi dua sesi dengan jumlah 274 siswa.
Dalam pelaksanaan UNBK nanti, sekolah mengimbau kepada siswa untuk menggunakan strategi kerja dalam mengerjakan soal. Yakni dengan mengerjakan soal yang paling mudah terlebih dahulu terutama pada mata pelajaran Matematika. Lantaran pada mapel ini nilai siswa cenderung paling rendah dibanding tiga mapel lainnya.
Sementara itu, siswa kelas XII. Christin Claudya, mengatakan, saat ini kesiapannya dalam menghadapi UNBK masih berada di angka 75 persen. Namun dari segi mental diakuinya sudah siap, hanya saja dari materi masih ada beberapa yang belum dipahami oleh karena itu baik di rumah maupun sekolah perlu di drill lagi.
“Terus belajar, jangan lupa berdoa dan memperbaiki ibadah, kemudian di rumah juga saya latihan mengerjakan soal-soal, baru kemudian kalau yang tidak bisa langsung tanya saat di sekolah,” ujar Christin.
Menurutnya, saat di sekolah khusus digunakan untuk mengerjakan soal-soal yang tidak bisa, sehingga waktunya tidak terbuang.
“Mudah-mudahan ketika UNBK nanti soal-soal yang keluar adalah materi yang sudah kita pelajari, walaupun ada yang susah setidaknya masih bisa dinalar, mudah-mudahan juga tidak terlalu keluar dari materi,” ungkap Christin.
Demi kelancaran UNBK nanti, SMPN 6 Malang juga mengadakan berbagai pemantapan, salah satunya dengan menggelar kegiatan Dzikir dan Istigotsah siswa dan orang tua, Jumat (20/4) mendatang. Sebelumnya sekolah juga telah mendatangkan motivator Dr. Umi Dayati yang dilaksanakan pada Maret lalu dengan tujuan meningkatkan motivasi siswa memantapkan kesiapan siswa menghadapi UNBK.
Kepala SMPN 6 Malang, Risna Widyawati, S.Pd, mengatakan, untuk persiapan UNBK ini SMPN 6 Malang sudah mempersiapkan dengan sebaik-baiknya. Mulai dari sarana dan prasarana sampai persiapan mental siswa, bimbingan belajar hingga motivasi juga sudah diberikan.
“Total peserta UNBK SMPN 6 Malang sebanyak 259 siswa, dengan pembagian dua sesi. Kami memiliki empat ruang UNBK dengan jumlah komputer client sekitar 130 unit,” pungkas Risna. (mg7/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...