UKT Jurusan Akuntansi UM Termahal


MALANG - Uang Kuliah Tunggal (UKT) Jurusan Akuntansi paling mahal dibandingkan jurusan lain di UM. Mahasiswa yang diterima melalui jalur SNMPTN di jurusan Akuntansi UM, wajib membayar UKT Rp 3,5 juta hingga Rp 6,9 juta.
“Penentuan besaran UKT ditetapkan berdasarkan kebutuhan masing-masing fakultas,” ujar Kepala Biro Umum dan Keuangan Drs, Amin Sidiq, M.Pd kepada Malang Post.
Di jurusan Akuntansi ini, UKT berlaku mulai kategori tiga sebesar Rp 3,5 juta, kategori empat Rp 4,2 juta, kategori lima sebesar Rp 5 juta, kategori enam sebesar Rp 6 juta, dan kategori tujuh sebesar Rp 6,9 juta.
UM mengelompokkan beban UKT menjadi tujuh kategori. Mahasiswa yang masuk di kategori pertama, tidak dibebankan biaya UKT. Ketentuan ini berlaku untuk seluruh fakultas. Pada kelompok kedua, biaya UKT sama dengan UB untuk seluruh fakultas sebesar Rp 1 juta. Selanjutnya untuk kelompok ketiga hingga ketujuh memiliki rentang nominal UKT yang berbeda-beda.
Untuk penentuan kategori, lanjut Amin, mahasiswa akan diseleksi berdasarkan data penghasilan orang tua dan data pendukung lainnya. Seperti, status sosial ekonomi orang tua. Selain itu berdasarkan kebutuhan operasional pengelolaan masing-masing fakultas.
Dia melanjutkan, mahasiswa dapat melakukan registrasi pada 8 Mei mendatang pukul 07.00 WIB-13.00 WIB di Gedung Graha Cakrawala UM dan tidak boleh diwakilkan. Beberapa keperluan administrasi yang harus dilengkapi saat registrasi yakni kartu tanda peserta SNMPTN 2018, bukti pembayaran dari Bank, bukti pembayaran UKT yang dicetak melalui laman http://registrasi .um.ac.id.
Selain itu, berkas verifikasi berupa fotokopi SKHU, fotokopi nilai rapor yang telah dilegalisir, fotokopi akta kelahiran, dan fotokopi kartu keluarga.
“Semua hasil pemeriksaan kesehatan atau dapat melakukan test kesehatan di Poliklinik UM sebesar Rp 15 Ribu,” tandasnya.
Sementara itu, UB mengelompokkan beban UKT terbagi menjadi enam kategori. Pada kelompok pertama, biaya UKT seluruh fakultas sebesar Rp 500 ribu. Pada kelompok kedua, biaya UKT seluruh fakultas sebesar Rp 1 juta. Selanjutnya untuk kelompok ketiga hingga keenam memiliki rentang nominal UKT yang berbeda-beda. UKT termahal di UB tetap pada Pendidikan Kedokteran, mulai dari kelompok tiga sebesar Rp 8,8 juta, kelompok empat sekitar Rp 19 juta, kelompok lima sekitar Rp 20 juta, dan kelompok enam sekitar Rp 23 juta.
Sementara itu, pendaftar yang tidak diterima SNMPTN tampaknya sudah mulai menentukan langkah untuk mendaftar melalui jalur SBMPTN. Terdata hingga kemarin, pendaftar SBMPTN sudah meningkat.
“UTBC Panlok Malang merekap untuk Pendaftaran Saintek sebanyak 3793 peserta, soshum sebanyak 4693 peserta, dan IPC sebanyak 992 peserta sehingga total 9478 pendaftar. Sementara UTBK sebanyak 414 pendaftar,” ungkap Wakil Rektor 1 UB, Prof Kusmantoro, yang dihubungi Malang Post, kemarin.
Wakil Rektor 1 UB yang sekaligus ketua panlok Malang ini menambahkan, UB telah siap dalam hal teknis untuk peserta yang akan melaksanakan test SBMPTN sistem UTBC dengan menyiapkan 745 unit komputer. “Persiapan teknis sudah sangat siap untuk melayani pendaftar dibidang soshum. Selain itu, untuk mengantisipasi kemungkinan yang tidak diinginkan, maka panitia juga menyiapkan genset saat pelaksanan test,” imbuhnya. (mg3/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :