Mahasiswa UMM Dongengkan Sejarah Candi Kidal


 
MALANG - Kreatif, mahasiswa UMM mengisahkan sejarah candi Kidal dengan media boneka. Kegiatan itu dilakukan kemarin di Gracia School Nusantara.
“Hari ini kita akan bercerita tentang terjadinya Candi Kidal. Zaman dahulu tinggallah seorang Resi Kesyapa dengan dua orang istrinya yakni Winata dan Kadru. Kedua istri resi sama-sama tidak memiliki anak, hingga datanglah Dewa yang memberikan tiga butir telur untuk Winata dan 100 butir telur untuk Kadru,” ujar Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia UMM, Indah Rahayu Ningtyas sembari memainkan boneka yang ada di tangannya.
Cerita dongeng yang dibawakan Indah Rahayu Ningtyas, memberi pelajaran secara tidak langsung kepada siswa untuk terus berbuat baik kepada orang lain. Seperti yang diungkapkan oleh Bintang Sakti, kelas 3 SD Gracia School.
“Saya senang mendengar dongeng tentang Candi Kidal, terus juga asyik karena kakaknya sambil membawa boneka, tidak boleh berbuat curang dan harus selalu baik,” kata Bintang.
Sementara itu, koordinator Operasional Mobil Pintar, Ridlo Setyono, S.Pd, mengatakan, melalui kegiatan yang diadakan Mobil Kaca UMM kami ingin meningkatkan literasi di kalangan masyarakat tidak hanya dari anak-anak, remaja, tetapi juga masyarakat umum.
Kerjasama nanti tidak dengan sekolah-sekolah melainkan kepada beberapa tempat lainnya bahkan ke alun-alun, Car Free Day, dan menjangkau ke beberapa area di Malang Raya. (mg7/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :