Adu Bakat Siswa Berbahasa Inggris


MALANG - SMA Islam Sabilillah memilih siswa terbaiknya sebagai Putra-Putri Kartini. Duta tersebut punya tugas istimewa, yakni mengkoordinir temannya untuk lebih aktif berbahasa Inggris.
Pemilihan Putra-Putri kartini SMAIS tersebut digelar sebagai salah satu kegiatan merayakan peringatan Hari Kartini, Sabtu, (21/4/18). Kegiatan dikemas bernuansa internasional dalam program Assembly Bahasa Inggris. Selama kegiatan berlangsung, semua siswa peserta lomba tampil dengan menggunakan  bahasa inggris secara keseluruhan.
Bakat yang ditampilkan siswa diantaranya Role Play, English on air, yel-yel, menyanyi, news reading, tutorial make up dan masih banyak lainnya.
Kepala SMA Islam Sabilillah Malang, Ali Afandi, S.Pd, M.Pd, mengatakan, Inspirasi yang dimiliki Kartini zaman dulu dengan sekarang tentu sudah berbeda.
“Kami memaknai inspirasi tersebut dengan menggelar kegiatan yang dikemas berdasarkan keunggulan SMA Sabilillah Malang yakni Assembly Bahasa Inggris,” ujarnya.
Pada peringatan Kartini ini, lanjutnya, siswa harus berlatih untuk menampilkan bakatnya dengan menggunakan bahasa inggris.
“Ini juga selaras dengan kegiatan harian kami yang rutin diadakan pada Senin sampai Rabu setiap jam istirahat,” kata Ali.
Kegiatan yang diadakan setiap Senin hingga Rabu tersebut adalah English On Stage, siswa diberi waktu untuk menampilkan bakat masing-masing dengan disaksikan temannya. Bahkan pada kegiatan ini tak jarang SMA Sabilillah Malang mendatangkan Native Speaker dari luar untuk  melatih pembiasaan Bahasa Inggris mereka.
Sedangkan pada Kamis dan Jumat, siswa mengikuti pembiasaan Bahasa Arab. Hal ini menjadi program unggulan SMA Sabilillah yang bertekad untuk membuat lulusannya memiliki kompetensi yang kuat baik dari segi keagamaan, kebangsaan, serta hebat di bidang akademiknya. Sehingga nanti begitu siswa lulus, mereka secara tidak langsung bisa menguasai dua bahasa, Arab dan Inggris.
“Kaitannya dengan peringatan Hari Kartini kami tekankan yakni siswa harus memiliki kepercayaan diri, idealis, dan semangat yang tinggi, namun tentu semuanya perlu diasah. Di sisi lain mereka juga harus memiliki harapan yang tinggi pula, itulah ciri-ciri sekolah yang bagus,” ujarnya.
Sementara itu semangat Hari Kartini juga dimiliki oleh dua siswa SMA Sabilillah Malang, Jihan Tavina kelas XI MIA 2 dan Agung Prakoso XI MIA 1. Menurut keduanya sebagai pelajar kewajibannya adalah lebih semangat belajar, aktif, dan berprestasi supaya pendidikan di Indonesia terus maju.
“Selain itu, kami juga harus memupuk jiwa nasionalisme dan patriotisme, karena dengan kesadaran dari diri sendiri itu bisa menginspirasi dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Jihan.
Ia melanjutkan, sifat Kartini yaitu menginspirasi dengan sifatnya yang beauty membawa Indonesia menjadi bangsa yang maju baik dari pendidikan maupun kehidupan sosialnya.
Ketua Assembly Bahasa Inggris, Luluk Zianatul Ilmi, S.Pd, menambahkan, kegiatan ini ditujukan untuk menggabungkan antara makna yang terkandung di Hari Kartini dengan kompetensi Bahasa Inggris siswa yang rangkum dalam tema “Bring Beauty to Nation”.
“Meskipun mereka menampilkan dengan menggunakan Bahasa Inggris namun bakatnya tetap ditunjukkan,” kata Luluk yang juga Ketua Panitia.
Dalam kesehariannya, kompetensi Bahasa Inggris siswa terbagi menjadi tiga kategori yakni Advanced, Upper Intermediate, dan Upper. Namun yang tampil pada peringatan Hari Kartini ini diambil representasi masing-masing kelas level paling tinggi.
“Yang memang kompetensinya sudah bagus, itu menjadi kriteria karena nanti ke depan tujuannya untuk mengembangkan Assembly Bahasa Inggris di sekolah kami,” pungkas Luluk. (mg7/sir/oci)

Berita Lainnya :

loading...