Asiknya Mewarna Bersama Mama


MALANG – Ratusan siswa KB/TK Aisyiyah 26 Malang memperingati momen hari Kartini dengan lomba mewarna mamamia, Sabtu (21/4). Sesuai namanya, lomba mewarna ini merupakan lomba bersama dengan orang tua masing masing. Tak heran, kegiatan yang digelar di halaman sekolah ini diikuti riang gembira oleh seluruh warga sekolah.
Lomba mewarna ini merupakan agenda rutin tahunan sekolah yang beralamat di Jalan Danau Sentani. Kegiatan dilakukan untuk mempererat keakraban antar orang tua murid. Terlebih, dengan semangat peringatan hari Kartini kemarin, orang tua yang datang mendampingi lomba mewarna ternyata didominasi oleh ibu masing masing.
“Tujuannya menjalin silaturahmi orang tua dengan sekolah, orang tua dengan orang tua. Kemudian yang kedua memberikan wahana untuk anak anak sehingga dapat mengekspresikan dan mengaktualiasasikan kemampuan mereka dalam mewarna dan menggambar ini,” ujar Sustinar S.Pd, Kepala Sekolah KB/TK Aisyiyah 26 Malang kepada Malang Post.
Selain lomba mewarna, juga terdapat lomba mewarna kaligrafi mamamia untuk memperingati Isro Miraj Nabi Muhammad SAW. Mata lomba ini disesuaikan dengan kelas masing masing, yakni, untuk kelas KB sebanyak 50 anak mengikuti lomba mewarna mamamia, untuk kelas TK A dengan jumlah murid 120 anak mengikuti lomba mewarna kaligrafi mamamia sedangkan untuk kelas TK B mengikuti lomba menggambar mamamia sebanyak 113 anak.
Pada lomba tersebut, juga dihadiri oleh Iskandar yang merupakan seniman lokal asli Malang. Selain menjadi juri, Iskandar juga memamerkan karya seninya berupa media berbahan dasar daun yang bisa mengeluarkan suara. Kehadiran seniman lokal ini tentu menjadi penyemangat tersendiri bagi anak anak selama mengikuti lomba
“Jadi media dengan daun ini bisa mengeluarkan suara atau musik. Tadi didemokan dengan lagu tanah airku dan lagu ibu kita Kartini. Selama anak-anak ini menggambar, pak Iskandar ini membatik,” ujar Sustinar.
Melalui kegiatan lomba seperti ini, Sustinar berharap agar imajinasi dan kreativitas anak anak tersalurkan, sehingga nantinya dapat menjadi generasi penerus yang handal dan juga bisa menjadi seperti sosok Kartini di masa mendatang.
“Harapannya bisa support anak anak, mengaktualisasikan idenya, imajinasinya, sehingga anak anak bisa menjadi lebih percaya diri. Dengan semangat hari kartini ini juga diharapkan agar anak anak bisa menjadi kartini di masa yang akan datang dan bisa mengharumkan nama keluarganya, sekolahnya, bangsa dan negara,” katanya. (yan/sir/oci)

Berita Lainnya :

loading...