Unisma Pacu Mahasiswa Lulus Tepat Waktu


MALANG - Unisma terus berupaya meningkatkan kompetensi untuk memacu mahasiswa lulus tepat waktu. Salah satunya, dengan upaya menyederhanakan SKS dalam kegiatan perkuliahan yang dilakukan pada tahun ajaran 2017. Terbukti, pada tahun ini jumlah mahasiswa yang telat wisuda berkurang.
“Kita memacu mahasiswa lulus tepat waktu dengan melakukan beberapa langkah yakni mereview kurikulum. Beban studi mahasiswa disederhanakan hanya 144 SKS untuk mempermudah mahasiswa lulus tepat waktu,” ujar Wakil Rektor 1 Unisma, Prof Drs Junaidi MPd PhD, ditemui Malang Post.
Dia melanjutkan, awalnya ada 150 SKS pada perkuliahan mahasiswa. Dengan adanya program ini, masing-masing fakultas mulai mereview kurikulumnya lalu menyederhanakannya. Setiap fakultas tidak sama dalam kebijakannya. Review kurikulum meliputi mata kuliah pilihan disederhanakan dan bobot kebijakan dikaji. Menurutnya, sistem lebih sehat dan seimbang jika jumlah mahasiswa masuk sama dengan mahasiswa yang lulus dari Unisma.
“Jika ada 4.000 mahasiswa masuk, ya harus 4.000 mahasiwa keluar. Itu artinya sehat secara akademik,” tandasnya.
 “Tahun ini sudah mulai bagus, wisuda semester ganjil yang lulus sembilan semester lebih sedikit. Artinya, sebagian besar mahasiswa sudah lulus tepat waktu. Wisudawan terbaik rata-rata lulus tujuh semester kecuali fakultas teknik,” imbuh pria berkacamata ini.
Sementara itu, Unisma terus meningkatkan pelayanan dan kepercayaan masyarakat. Baru-baru ini, Unisma kembali bekerja sama dengan perguruan tinggi di Taiwan, setelah sebelumnya menjadi pioner lahirnya Fakultas Pertanian di Universitas Brunei. Harapan ke depan, Unisma mampu mengajak kerja sama seluruh stakeholder baik di dalam maupun luar negeri.
“Melalui kerja sama ini, kami bertekad akan memperkuat diri di bidang riset, pengabdian masyarakat, penulisan karya ilmiah dan peningkatan SDM,” ungkap Rektor Unisma Prof Dr Maskuri, M.Si kepada Malang Post.

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...