Binus Malang Siap Tampung 70 Ribu Mahasiswa


MALANG - Kabupaten Malang kini memiliki kampus baru, Institut Teknologi Kreatif Bina Nusantara (Binus) @Malang. Binus yang berlokasi di Araya Mansion, Tirtomoyo Kecamatan Pakis siap menampung mahasiswa baru dan memulai perkuliahan, September mendatang.
“Kampus utama Binus akan mampu menampung 70 ribu mahasiswa dibanding sebelumnya, Binus hanya menampung 120 mahasiswa. Perkuliahan di kampus utama Binus akan dimulai pada September 2018,” ujar Rektor Binus @Malang, Dr Ir Boto Simatupang MBP, dalam sambutannya pada acara pembangunan kampus utama Binus @Malang, kemarin.
Dia melanjutkan, Binus membangun kampus utama di Malang dengan keyakinan bahwa sebagai kota pendidikan dan kreatif berpotensi luar biasa, terlebih antusias masyarakat sangat tinggi terhadap perkuliahan di Binus @Malang. Binus memiliki beberapa prodi kompetensi yakni kewirausahaan, desain komunikasi visual, interior desain, bussines creation, komunikasi, public releation, dan computer science. Visi lulusannya  diharapkan mampu memiliki atribut yang berkompeten dengan entrepreneur skill, IT skill dan kemampuan bahasa.
“Kami mengutamakan mahasiswa Binus berbudi luhur dan berintegritas tinggi. Bahkan, jika mahasiswa menyontek langsung di DO,” tandasnya.
Di area seluas dua hektar tersebut akan dirancang bangunan dengan memadukan desain modern dan polesan arsitektur candi dilengkapi smart class, creative class, working space, discussing room, auditorium, hingga cafeteria. Pengembangan yayasan binus mulai dari Jakarta, Bekasi, Tangerang, Semarang dan Palembang juga dikembangkan melalui PJJ. Binus @Malang semakin kompetitif dengan pola perkuliahan two plus one plus one artinya cukup dua tahun mahasiswa berkuliah di Binus, satu tahun mobile kuliah di kampus binus @ Malang atau Jakarta, dan satu tahun riset serta pengabdian maupun bekerja di Industri.
“Program ini sebagai terobosan Binus yang hasilnya memberi harapan, baik bagi industri maupun masyarakat. Karena kami memiliki keseriusan dan komitmen untuk menyiapkan talenta unggul dari Malang ke global,” bebernya.
Sementara itu, Perwakilan Kopertis VII, Prof Dr Ir Suprapto DEA juga bangga dengan dibangunnya kampus utama Binus di Malang dengan harapan menjadi perguruan tinggi yang maju dan sehat ke depan. Menurutnya, saat ini banyak perguruan tinggi swasta yang tidak baik pengelolaannya.
“Setidaknya, ada 328 perguruan tinggi swasta di Jawa Timur, 55 PTS akan ditutup karena pengelolaan yayasan tidak serius dan kualitas tidak dapat dipertahankan. Saya kira sejak awal PTS sudah sehat dan masyarakat  harus bergembira karena tak perlu cari PTS ke Surabaya atau ke luar negeri cukup ke Tirtomoyo yang nantinya setara dengan PTS di Singapura,” ungkapnya.
Wakil Bupati Malang, Drs HM Sanusi MM juga mengapresiasi adanya Binus di wilayah kabupaten Malang. Sehingga ke depan diharapkan adanya perubahan yang menjanjikan dibidang pendidikan di kabupaten Malang dengan menambah khazanah pendidikan yang berwawasan internasional.
“Kami sebagai pemerintah tentu menyambut baik perguruan tinggi yang kreatif untuk memajukan pendidikan bangsa ini. Diharapkan jika Binus nanti akan mampu mengembangkan riset dari hasil pertanian dan  perikanan, dan pariwisata di kabupaten Malang, saya rasa bisalah,” imbuhnya lagi. (mg3/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :