UNBK Molor, Siswa Jenuh Menunggu


MALANG – Hari pertama Ujian Nasional Berstandart Komputer (UNBK) tingkat SMP kemarin diwarnai masalah. Server pusat down sehingga pelaksanaan pun molor sampai satu jam. Siswa MTs Attaraqie dan MTs Hasyim Asyari yang numpang ujian di SMKN 4 misalnya, baru dapat login dan mengerjakan ujian pada 08.45 WIB. Padahal, peserta ujian sesi pertama tersebut seharusnya dapat memulai mengerjakan soal pada 07.30 WIB.
Hal ini berimbas pada peserta ujian sesi kedua, yakni siswa dari SMPN 12 dan SMP PGRI 6 yang jenuh menantikan sesi pertama selesai. “Bosan, soalnya nunggu lama. Saya ikut sesi kedua yang dijadwalkan jam 10.30 WIB, tapi saya harus ada di SMKN 4 jam 09.30 WIB dan sesi pertama molor,” ujar Azizah Zulfa Bestari, siswa SMPN 12 Malang, yang ditemui Malang Post saat menunggu ujian sesi pertama, kemarin.
Siswi berjilbab ini mencoba membuang rasa jenuh dengan memanfaatkan waktu untuk membaca buku bersama teman-temannya. Ia mengingat kembali pelaksanaan simulasi UNBK yang juga mengalami trouble pada server. “Waktu simulasi juga sama, server trouble, saya pernah mengalami susah login berkali-kali,” tandasnya.
Sebagian besar peserta ujian sesi kedua yang berasal dari SMPN 12 dan SMP PGRI 6 dikumpulkan ke lapangan SMKN 4 Malang. Banyak dari mereka yang juga keliling lingkungan SMKN 4 sembari menunggu giliran ujian. Selain Azizah, sesama siswa SMPN 12 Malang, Vera Wijayanti juga merasakan hal sama. Vera bahkan sudah berada di SMKN 4 Malang pada jam 09.00 WIB, meski dia melaksanakan ujian sesi kedua.
Dia menceritakan, kondisi ini membuat siswa SMP yang menumpang mengerjakan UNBK merasa tidak nyaman. “Bagaimanapun enak mengerjakan UNBK di sekolah sendiri,” singkatnya.
Kejenuhan tak hanya dirasakan oleh peserta sesi kedua yang harus menantikan peserta sesi pertama selesai mengerjakan. Para pengawas dan proktor UNBK sesi pertama juga lebih merasa panik atas pelaksanaan ujian yang molor tersebut. Bahkan, beberapa pengawas dari sesi dua yang datang ke SMKN 4, ikut bingung saat sesi kedua belum dimulai sesuai jadwal.
“Pengawas saja bingung dari tadi tidak boleh masuk untuk segera memulai ujian, apalagi siswa yang di dalam kelas tidak dapat berbuat apa-apa, termasuk menggunakan komputer,” ujar Sekretaris Panitia UNBK MTs Attaraqie, Suci Atmini, kepada Malang Post.
Suci Atmini mengaku, sebenarnya MTs Attaraqie siap melaksanakan UNBK mandiri di sekolah. Namun, selain karena pelaksanaan menjadi tiga sesi, pihaknya sudah bekerjasama terlebih dulu dengan SMKN 4 Malang mengingat ini tahun kedua MTs Attaraqie menumpang di SMKN 4 Malang. Siswa UNBK MTs Attaraqie sebanyak 211 peserta dengan menggunakan delapan ruang lab. “Sebenarnya kami juga memiliki tim teknis, tapi karena komputernya kan bukan milik kami. Jadi kami serahkan sepenuhnya di SMKN 4 Malang untuk perbaikan dan persiapan sarprasnya,” tuturnya.
Tak hanya soal molornya ujian yang berlangsung, berbagai permasalahan dalam hal teknis juga terjadi pada sesi pertama ujian. Seperti yang disampaikan Proktor UNBK MTs Attaraqie, Nur Afifah, di ruang empat lab Bahasa Indonesia pun mengalami beberapa kali trouble. Tentu hal ini membuat suasana ujian kacau, sebab siswa pun semakin panik.
“Ada beberapa kali komputer yang reset ulang, belum lagi internet di ruang empat tadi lemot sehingga banyak siswa yang susah login. Ada yang tidak bisa, kemudian minta lagi tokennya, sepertinya juga kendala kapasitas LAN yang terbatas,” ungkapnya.
Dalam pantauan Malang Post kemarin, Tim Support IT Junior dari SMKN 4 Malang tampak riwa-riwi membantu beberapa permasalahan komputer yang terjadi pada peserta UNBK. Meski SMKN 4 Malang sudah melakukan persiapan optimal mulai dari cek lab, setting IP hingga aplikasi ujian termasuk program komputer, tapi nampaknya masih saja banyak permasalahan yang terjadi.
“Ini tadi ada PC yang tiba-tiba mati, biasanya sih karena kabel power dan pasta PC. Servernya tadi ada yang trouble, juga IP conflict. Hal ini juga terjadi saat simulasi kemarin,” imbuh Inge Pendi Eri Sona dan Vidia Nur Azzahro, siswa TKJ SMKN 4 kelas XI.
Dalam UNBK tahun ini, SMKN 4 Malang menjadi tempat pelaksanaan ujian oleh beberapa sekolah yakni MTs Attaraqie, MTs Hasyim Asyari, SMPN 16, dan SMP PGRI 6. Di SMKN 4 Malang menyiapkan 23 lab untuk ruang ujian peserta UNBK. (mg3/mg7/han)

Berita Lainnya :

loading...