FKIP Unisma Matangkan Pendidikan Profesi Guru


MALANG - Setelah dipercaya menjadi salah satu Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (LPTK), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unisma terus membuat terobosan menjadi LPTK unggul. Salah satunya, membuat Fakultas menjadi LPTK rujukan dengan mampu menyiapkan dosen ahli untuk kebutuhan masyarakat pendidikan maupun dunia.
“Kami akan menyiapkan SDM yang dibutuhkan masyarakat pendidikan dalam tiga bidang keguruan yakni matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris,” ujar Dekan FKIP Unisma Dr Hasan Busri MPd dalam International Conference on Teacher Training and Education (ICOTTE) di Unisma, kemarin.
Dia melanjutkan, sementara untuk ICOTTE yang berlangsung hingga hari ini, Unisma juga menyiapkan kelas pararel untuk diskusi dari 109 peserta pada tiga bidang keguruan yakni  matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Hal ini erat kaitannya karena Unisma sedang menyelenggarakan program profesi guru di bidang matematika. Sehingga mampu mewujudkan program dalam menyiapkan dosen ahli sesuai kebutuhan di luar, mulai dari ahli kurikulum, ahli pendidikan karakter, dan ahli perancang media.
“FKIP terus berupaya meningkatkan riset dan jurnal nasional maupun internasional,” ujarnya.
Drill dan evaluasi dosen juga dilakukan untuk menemukan berbagai potensi dan keahlian di bidangnya. Selain itu, juga sudah ada beberapa dosen ahli kurikulum dengan pengembangan kurikulum 2013 yang sudah disebar untuk pembelajaran di Malang raya, bahkan ke Mojokerto dan Kudus.
Meski Unisma terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, Rektor Unisma Prof Dr Maskuri MSi tetap menegaskan bahwa pihaknya belum mau menerapkan model pembelajaran jarak jauh (PJJ) di lingkungan Unisma. Hal ini ditengarai, Unisma masih memperhatikan pendidikan karakter bagi mahasiswanya. Sehingga, dengan model PJJ tidak cocok dengan proses pembelajaran yang selama ini diterapkannya. Terlebih untuk mengetahui karakter dan sikap mahasiswa. (mg3/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...